Menurut Syaifullah, kegiatan ini bertujuan agar bundo kanduang betul-betul memahami peran dan fungsinya sebagai penjaga budaya di Minangkabau. Tidak saja bundo kanduang yang berada di Sumbar, namun juga di daerah rantau harus saling bersinergi.
"Semoga semangat dan nilai-nilai tentang peran Bundo Kanduang ini terus diwariskan kepada perempuan generasi Minang di masa depan. Gubernur Sumbar sangat komitmen mendukung pelestarian budaya dan peran dari pelakunya sendiri," katanya.