Dia lantas kembali berteriak, "Pak tolong pak, toloooongg, Ade Armando dipukuli pak. Ada yang dipukuli pak."
Lagi-lagi suara Belmondo Scorpio kalah lantang oleh orator demonstrasi. Tampak telrihat Belmondo menangis.
Sembari menangis, ia terus berteriak ke arah polisi, "Pak tolong pak, tolong pak, Ade Armando dipukuli."
![Belmondo Scorpio, pemuda yang berani melindungi Ade Armando saat dipukuli serta ditelanjangi massa, Senin (11/4) awal pekan ini, kian menjadi buah bibir setelah videonya meminta pertolongan viral di media sosial. [Twitter]](https://media.suara.com/pictures/original/2022/04/14/39397-belmondo-scorpio-minta-tolong-dicuekin-polisi-1.jpg)
"Saya minta tolong pak," kata Belmondo sembari menangis dan terduduk karena suaranya tak terdengar oleh polisi.
"Ini baru manusia, ada empatinya. Yang mukulin rame-rame karena mikir bela agama itu sudah ex-manusia, sudah jadi setan yang gak ada rasa kemanusiaannya," tulis akun @@AgusWixxxx.
"Polisinya kok jauh banget sih? Gemes liatnya," kata akun @@Lulukxxx.
"Dia sudah gak berdaya menahan sendirian, para pengecut seenaknya berbuat brutal," kecam akun @@FeroSxxxx.
Jati diri Belmondo Scorpio
Dikutip dari berbagai sumber, Belmondo Scorpio adalah seorang pemuda kelahiran Batam, Kepulauan Riau dan merupakan lulusan dari jurusan Hukum Universitas Sumatera Utara. Belmondo lahir pada bulan Maret 1999 dan lulus dari bangku kuliah pada tahun 2019 silam.
Dilansir dari akun LinkedIn pribadinya, Belmondo merupakan orang yang memiliki banyak prestasi. Ia menjadi Ketua OSIS ketika duduk di bangku SMK Negeri 4 Batam. Belmondo juga mendapatkan beasiswa bebas biaya kuliah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan total mencapai Rp 100 juta.