Jangan Hanya Cari Nama, Erick Thohir Ingatkan Prilly Latuconsina Soal Pengelolaan Klub Sepak Bola

Erick Thohir memberikan saran soal pengelolaan klub sepak bola kepada aktris Prilly Latuconsina yang baru saja mengumumkan membeli saham Persikota Tangerang.

Riki Chandra
Selasa, 08 Februari 2022 | 22:34 WIB
Jangan Hanya Cari Nama, Erick Thohir Ingatkan Prilly Latuconsina Soal Pengelolaan Klub Sepak Bola
Menteri BUMN Erick Thohir.[Instagram]

SuaraSumbar.id - Erick Thohir memberikan saran soal pengelolaan klub sepak bola kepada aktris Prilly Latuconsina yang baru saja mengumumkan membeli saham Persikota Tangerang.

Dalam siaran langsung melalui Instagram bersama Prilly, Menteri BUMN yang telah lama berkecimpung di industri sepak bola itu mengatakan bahwa strategi pengelolaan klub sepak bola Eropa tidak bisa serta merta diimplementasikan di Indonesia.

Bahkan, Erick yang pernah menjadi Direktur Keuangan Persija Jakarta itu menjelaskan pengelolaan klub sepak bola di Eropa juga berbeda dari Amerika Serikat.

Di Amerika Serikat, kata Erick, pendapatan klub sepak bola berasal dari televisi, tiket menonton pertandingan dan merchandise. Sementara di Eropa, pendapatan klub sepak bola berasal dari televisi, sponsorship, tiket menonton pertandingan dan merchandise.

Baca Juga:Marc Marquez dan Pembalap MotoGP Lain Tiba di Indonesia, Erick Thohir: Jaga Kesehatan

"Bukannya di Amerika tidak perlu sponsor, tapi memang media market di Amerika luar biasa powerful mereka perlu konten sebanyak-banyaknya. Di Indonesia beda lagi, kita memang kebanyakan masih dari sponsor, lalu ticketing, medianya sedikit, merchandise-nya sedikit," kata Erick, Selasa (8/2/2022).

Dengan perbedaan pendapatan seperti itu, Erick mengatakan bahwa Prilly perlu memiliki cara mengatur budget yang agak berbeda.

"Contoh kalau saya bilang 55 persen pengeluaran berdasarkan revenue, kalau di Amerika mungkin mudah diprediksi, kalau di Eropa juga mudah tetapi masalahnya kalau di Eropa bola sudah sesuatu yang dikutiin setiap hari, mereka kadang tidak disiplin masalah gaji," kata Erick.

"Di Indonesia memang masih mencari bentuk, karena pendapatan masih dari sponsor, jadi itulah kenapa mestinya di Indonesia harus mesti disiplin lagi karena ketidakpastian pendapatan dari income bukan dari media."

Pria yang pernah menjadi Wakil Komisaris Persib Bandung itu juga mengingatkan kepada Prilly bahwa sepak bola punya godaan yang bernama "ego."

Baca Juga:Erick Thohir Datangi Bank Sampah di Kembangan Utara: Bagus Diajari Nabung

Ego, menurut Erick, dapat menutup mata pemilik untuk melihat klub sepak bola dari sudut pandang bisnis.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini