Arteria cukup dikenal sebagai politisi yang kontroversi. Pada Oktober 2019, Arteria menjadi sorotan publik lantaran sikapnya beradu argumentasi dengan ekonom senior, Emil Salim.
Saat itu, Arteria memotong Emil ketika berbicara, lalu berdiri menunjuk-nunjuk Emil dan menuding pemikirannya sesat. Meski menerima banyak kecaman, Arteria kukuh menyebut sikapnya bentuk perjuangan ideologi dan menolak meminta maaf kepada Emil.
Setahun sebelumnya, tepatnya pada 28 Maret 2018, Arteria juga pernah melontarkan makian kepada Kementerian Agama dengan kata bangsat dalam rapat kerja Komisi III DPR. Lantas, dia meminta maaf atas ucapannya tersebut.
Pada tahun 2020, nama Arteria kembali menjadi pembicaraan publik. Dia disebut-sebut sebagai cucu pendiri PKI di Ranah Minang. Pernyataan itu datang dari wartawan senior, Hasril Chaniago yang mengungkit soal latar belakang keluarga Arteria Dahlan dalam acara Indonesia Lawyers Club TV One, Selasa malam (8/9/2020).
Baca Juga:Sempat Bikin Marah Warga Sunda, Arteria Dahlan Akhirnya Minta Maaf
"Arteria Dahlan itu mamaknya itu Bachtaruddin, nama kakeknya itu. Bachtaruddin itu pendiri PKI Sumatera Barat dan anggota konstituante setelah Pemilu 1955," kata Hasril Chaniago saat menceritakan soal sejarah di Sumatera Barat.
Setelah ramai menerima hujatan, Hasril Chaniago kembali mengklarifikasi ucapannya tentang kakek Arteria Dahlan. Menurut Hasril, dia menyinggung kakek Arteria saat menjelaskan konteks demokrasi di masyarakat Minangkabau.
"Konteksnya itu saya bicara tentang demokrasi orang Minang. Di dalam satu keluarga kecil saja itu bisa orang berdiri di aliran politik berbeda-beda," kata Hasril.
Menurut Hasril, Arteria Dahlan berasal dari daerah Maninjau, Sumbar. Tokoh PKI, Bachtarudin, masih sepupu dengan pahlawan nasional HR Rasuna Said.
"Jadi ada satu keluarga di Maninjau itu, di situ ada Rasuna Said pahlawan nasional itu Masyumi, kemudian ada namanya Bachtarudin, masih sepupu sama dia (Rasuna Said). Dia (Bachtarudin) itu pendiri PKI (di Sumbar). Jadi, bagi orang Minang, berbeda aliran politik itu biasa," ujarnya.
Baca Juga:Arteria Dahlan Dicap Murtad, Keluar dari Ideologi PDI Perjuangan
Hasril mengaku sudah menyampaikan itu kepada Arteria sebelum acara diskusi dimulai saat itu. Hasril berteman dengan paman Arteria.