facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Narji Eks Cagur Gabung PKS, Eko Kuntadhi: Norak, Luar Biasa Hasil Cuci Otak

Riki Chandra Jum'at, 07 Januari 2022 | 18:20 WIB

Narji Eks Cagur Gabung PKS, Eko Kuntadhi: Norak, Luar Biasa Hasil Cuci Otak
Komedian Sunarji atau yang dikenal dengan nama Narji Cagur menyampaikan orasi politik pertamanya usai resmi bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (5/1/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Komedian Sunarji alias Narji eks Cagur resmi bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sikapnya yang berubah drastis pun dikomentari banyak pihak.

SuaraSumbar.id - Komedian Sunarji alias Narji eks Cagur resmi bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sikapnya yang berubah drastis pun dikomentari banyak pihak.

Usai bergabung dengan PKS, Narji meminta maaf kepada publik karena dahulu pernah mendukung Jenderal Dudung Abdurachman mencopot baliho Habib Rizieq, ketika Dudung masih menjabat sebagai Pangdam Jaya.

Bahkan saat itu, Narji tak segan-segan ikut mengirimi karangan bunga pada Dudung. Namun kini, dengan tegas Narji meminta maaf atas kekeliruan sikapnya itu.

Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi mengomentari sikap Narji. Menurutnya, Narji sudah kena cuci otak PKS dan PKS sengaja menggunakan komedian itu untuk bersuara demi merebut suara massa FPI. Sebab selama ini, PKS besar karena kontribusi FPI di belakangnya.

Baca Juga: 7 Artis Jadi Politisi yang Tuai Kontroversi: Giring hingga Narji

"Ketika masuk partai itu, Narji sedang ingin katakan bahwa PKS mendukung FPI. Kita tinggal tunggu saja, sebentar lagi Narji akan bikin tagar Narji Save Habib Bahar," katanya, dikutip dari Hops.id - jaringan Suara.com, Jumat (7/1/2022).

Eko meyakini, Narji tak lama lagi akan ikut-ikutan menjual agama demi urusan politik. Apalagi, PKS selama ini dikenal sebagai partai berbasis agama dan menjual agama untuk merebut hati pemilihnya.

"Ini betul-betul pengalihan profesi luar biasa, jika dulu Narji jual kelucuan sekarang jual agama. Kenapa dia minta maaf? Karena merasa massa FPI itu adalah massa PKS, mereka takut kehilangan, makanya Narji didorong untuk minta maaf," kata Eko.

Bagi Eko, wajar Narji telah berhasil dicuci otaknya. Sebab PKS memang dikenal sebagai partai mengambil posisi untuk merebut segmen muslim. Maka itu, mereka tentu punya strategi khusus dengan pendekatan komedian ini.

"Permintaan maaf soal dukung Dudung itu, artinya sama saja Narji senang jika FPI terus menerus merusak Jakarta," kata Eko.

Baca Juga: Motor Beli Cash Ditagih Debt Collector, Wali Kota Bekasi Punya Villa di Puncak Bogor

"Saya membayangkan orang selucu Narji jadi norak kayak begini, ini kan luar biasa hasil cuci otak PKS," kata dia lagi.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait