“Tapi saat saya bisa akses video tersebut saya membaca di kolom komentar banyak orang yang bahagia atas meninggalnya saya. Berbagai ucapan bernapas keagamaan muncul di situ, ada Alhamdulillah, Allah Maha Besar, Allah menghukum orang yang melawan perintahNya, dan sebagainya,” jelasnya.
Dia juga memastikan bahwa si pembuat video yang tak bertanggungjawab itu dibagikan saat malam hari sehingga menimbulkan khawatir banyak orang.
“Artinya memang ada banyak orang yang percaya itu benar. Yang menarik juga, saya menduga video itu diunggah pada malam hari. Akibatnya ada beberapa teman yang khawatir dengan kondisi saya dan berusaha menelpon dan WA saya, tapi tidak saya respons karena sudah tidur,” ungkap Ade Armando.
“Jadi memang ini disiapkan dengan sungguh-sungguh. Kan kebohongan semacam ini dengan mudah dikenali, taruhlah berita ini viral satu hari, tapi kan besoknya sudah diketahui bahwa saya baik-baik, sehat-sehat saja,” lanjutnya.
Baca Juga:Ustaz Yusuf Mansur: Pak Haji Ade Armando Keliatan Ga Pake Akal Sehat
Lebih lanjut dia menduga, pelaku pembuat video merupakan orang yang merasa terusik dengan sikap Ade Armando.
“Saya duga sih ini lahir dari manusia sakit jiwa yang marah dengan kehadiran saya tapi tak tahu cara mengenyahkan saya. Mungkin kalau mereka punya keberanian, atau kenekadan lebih, mereka benar-benar menyakiti dan mengancam jiwa saya,” imbuhnya.