alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Suntik 800 Orang Vaksin Covid-19 Palsu, 2 Perawat Diciduk dan Dokternya Masih Diburu

Riki Chandra Jum'at, 02 Juli 2021 | 09:10 WIB

Suntik 800 Orang Vaksin Covid-19 Palsu, 2 Perawat Diciduk dan Dokternya Masih Diburu
Ilustrasi Vaksin Palsu. [Pixabay/PhotoLizM]

Sekitar 800 orang di Uganda menerima suntikan vaksin Covid-19 palsu.

SuaraSumbar.id - Sekitar 800 orang di Uganda menerima suntikan vaksin Covid-19 palsu. Dua perawat yang terlibat dalam aksi penipuan itu telah ditangkap otoritas setempat.

Dilansir dari Anadolu Agency Kamis (01/07), polisi, pejabat Kementerian Kesehatan, dan Unit Pemantau Kesehatan Rumah Negara menyebut perawat itu bersalah karena menyuntik orang dengan vaksin palsu dan mengeluarkan sertifikat yang juga palsu.

Sementara itu, dokter yang memimpin operasi penipuan ini sedang dalam pelarian. Dr. Wallen Naamara, kepala unit kesehatan, mengatakan jaringan itu menipu banyak orang dan perusahaan.

"Sangat disayangkan beberapa petugas medis memberikan suntikan palsu Covid-19 kepada orang-orang yang tidak curiga. Kami melakukan pekerjaan penyamaran dan menangkap dua perawat dalam tindakan itu," katanya.

Baca Juga: Sekitar 800 Orang di Uganda Disuntik Pakai Vaksin Covid-19 Palsu

Menurutnya, mereka yang disuntik kebanyakan dari perusahaan yang membayar 200.000 shilling Uganda untuk vaksinasi setiap pekerja mereka.

Seorang perwakilan dari Uganda National Medical Stores mengatakan, barang-barang yang disita dari para perawat tidak diperoleh dari organisasi mereka.

Uganda National Medical Stores sebuah organisasi milik pemerintah yang diberi mandat untuk mendapatkan, menyimpan dan mendistribusikan obat-obatan.

Sementara itu, obat-obatan tersebut tidak memiliki label pemerintah, seperti yang dipersyaratkan oleh hukum, tambah perwakilan itu.

Dengan 543 infeksi baru dan 34 kematian terkait, negara Afrika Timur sejauh ini telah mengkonfirmasi 79.979 kasus Covid-19 dan 1.023 kematian. (Suara.com)

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Palsu Beredar, Isinya Larutan Garam dan Ribuan Warga Jadi Korban

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait