facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pasca Penyerangan Teroris di Mabes Polri, Polda Sumbar Perketat Pengamanan

Riki Chandra Rabu, 31 Maret 2021 | 19:09 WIB

Pasca Penyerangan Teroris di Mabes Polri, Polda Sumbar Perketat Pengamanan
Personel bersenjata laras panjang tengah melakukan penjagaan di gerbang masuk Mapolda Sumbar. (Suara.com/B. Rahmat)

"Benar, sejumlah personel bersenjata laras panjang memang dikerahkan untuk meningkatkan pengamanan," katanya.

SuaraSumbar.id - Pasca penyerangan terduga teroris di Mabes Polri, Polda Sumatera Barat pun langsung memperketat pengamanan, Rabu (31/3/2021).

Dari pantauan SuaraSumbar.id, sejumlah personel bersenjata laras panjang tampak berjaga-jaga di gerbang masuk Mapolda Sumbar. Pengunjung yang masuk ke Polda Sumbar juga diawasi ketat.

Salah seorang pengunjung, Susi Susanti (49) mengaku heran karena tidak diperbolehkan masuk ke Polda Sumbar. Dia mengaku tidak mengetahui penyerangan teroris di Mabes Polri.

"Tujuan berkunjung ingin menjenguk suami saya ditahan, tapi dilarang. Katanya karena ada penyerangan Mabes oleh teroris," katanya.

Baca Juga: Terduga Teroris Perempuan Berjilbab Biru Berani Mati Serang Mabes Polri

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar mengatakan, pihaknya menang memerintahkan jajarannya hingga ke polres-polres untuk meningkatkan pengamanan.

"Benar, sejumlah personel bersenjata laras panjang memang dikerahkan untuk meningkatkan pengamanan," katanya.

"Begitupun pengunjung. Jika tidak terlalu penting, memang dilarang masuk ke dalam diperkarangan Polda," katanya.

Sebelumnya, terduga teroris menyerang kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3/2021) sore. Pelaku tewas usai baku tembak dengan aparat kepolisian yang berjaga di Mabes Polri.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, teroris yang menyerbu gedung Mabes Polri itu seorang perempuan yang mengenakan jilbab berwarna biru.

Baca Juga: Terduga Teroris Serang Mabes Polri, Netizen Pertanyakan Pemeriksaan

Dari rekaman video 1 menit, 36 detik itu, pelaku awalnya berjalan menuju pos penjagaan. Sesampainya di pos penjagaan, teroris itu langsung menyerang dengan menggunakan senjata dengan petugas. Tak beberapa lama, teroris tergeletak karena terkena tembakan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait