Berniat Serang Masjid Pakai Parang, Remaja Kristen Diringkus Polisi

Pemerintah Singapura memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus ini ke pengadilan. Alih-alih remaja Kristen radikal itu akan direhabilitasi.

Riki Chandra
Kamis, 28 Januari 2021 | 10:25 WIB
Berniat Serang Masjid Pakai Parang, Remaja Kristen Diringkus Polisi
Ilustrasi penangkapan

Menteri Dalam Negeri Singapura, SK Shanmugam mengatakan proses hukum bukan cara terbaik untuk kasus ini. Ia mengatakan sejumlah kasus terkait terorisme dan radikalisme di Singapura yang melibatkan warga Muslim juga tak diselesaikan di pengadilan.

"Ketika soal Muslim menyerang orang Kristen atau orang Kristen menyerang Muslim, menurut pandangan saya proses hukum yang akan menambah ketegangan. Pendekatan yang kami gunakan - yang sejauh ini berhasil - adalah pertama bergerak cepat, melakukan pencegahan, menghancurkan bibit konflik sejak awal," tegas dia.

(Suara.com)

Baca Juga:Remaja Kristen Radikal Ditahan Karena Ingin Serang Masjid Gunakan Parang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak