- Polwan berinisial SW diduga mengalami pelecehan seksual oleh perwira berpangkat AKBP di Polda Sumbar.
- Laporan pidana di SPKT Polda Sumbar dihentikan penyidik karena dianggap tidak memenuhi unsur tindak pidana.
- LBH Padang berencana mengajukan surat keberatan resmi dan meminta gelar perkara khusus kepada Polda Sumbar.
SuaraSumbar.id - Seorang polisi wanita (polwan) berinisial Brigadir SW diduga mengalami pelecehan seksual oleh atasannya. Tindakan itu diduga dilakukan oleh perwira polisi berpangkat AKBP.
Direktur LBH Padang, Diki Rafiqi mengatakan, peristiwa terjadi pada 15 Januari 2026, saat korban baru kembali bekerja setelah cuti. SW diminta datang ke ruangan terduga pelaku.
"Korban dipanggil ke ruangan terduga pelaku. Saat itu korban dijanjikan akan diberikan tambahan uang untuk keperluan liburannya. Namun, saat berada di dalam ruangan, diduga terjadi tindakan pelecehan seksual terhadap korban," katanya, Sabtu 25 Juli 2026.
Usai kejadian tersebut, korban melaporkan peristiwa yang dialaminya SPKT dan Divisi Propam Polda Sumbar.
Namun, penanganan laporan pidana melalui SPKT dihentikan penyidik pada 2 Juli 2026 dengan alasan tidak ditemukan unsur tindak pidana.
Sementara itu, proses penanganan dugaan pelanggaran etik di Divisi Propam Polda Sumbar sampai saat ini masih berlangsung.
"Ya, kalau laporan kita di SPKT dihentikan dengan alasan tidak ditemukan unsur tindak pidana. Kami menilai keputusan tersebut perlu ditinjau kembali karena masih terdapat sejumlah fakta yang harus didalami," ujarnya.
Atas penghentian penyelidikan tersebut, LBH Padang berencana mengajukan surat keberatan resmi kepada Polda Sumbar pada Senin mendatang.
"Dalam surat tersebut, LBH Padang juga akan meminta agar dilakukan gelar perkara khusus guna mengkaji kembali penghentian penyelidikan," ungkapnya.
Selain itu, LBH Padang meminta Kapolda Sumbar yang baru memberikan perhatian serius terhadap penanganan perkara tersebut.
Menurut Diki, penanganan yang profesional, transparan, dan berkeadilan menjadi langkah penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus memastikan lingkungan kepolisian terbebas dari praktik pelecehan seksual.
"Ini menjadi pekerjaan rumah bagi Kapolda yang baru agar tercipta lingkungan yang aman dari tindakan pelecehan seksual dan diharapkan kasus seperti ini menjadi yang terakhir terjadi di lingkungan Polda Sumbar," tuturnya.
LBH Padang juga mengungkapkan bahwa sejak kasus tersebut mencuat, korban bersama keluarganya diduga mengalami intimidasi.
Oleh karena itu, pihaknya meminta Polda Sumbar memberikan perlindungan kepada korban maupun saksi agar dapat memberikan keterangan secara bebas tanpa tekanan.
Hingga saat ini, korban berinisial SW diketahui masih aktif berdinas sebagai anggota kepolisian di lingkungan Polda Sumbar.
Berita Terkait
-
Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak
-
Mantan Artis Cilik Raquel Lee Gugat Disney atas Dugaan Pelecehan Seksual di Studio
-
Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
-
Diancam dengan Sumpah Al-Qur'an, 24 Anak jadi korban Pencabulan Guru Ngaji di Cilacap
-
DJ Wanita Diduga Dilecehkan dan Dianiaya di Jaksel, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat
-
BRI Multiguna Pre-Approved, Pembiayaan Praktis Bagi Nasabah Terpilih