- Dokter Henny Adriani menyatakan pola makan tinggi natrium menyebabkan obesitas yang meningkatkan risiko hipertensi serta penyakit ginjal kronik anak.
- Bayi lahir prematur atau dengan berat badan rendah berisiko mengalami gangguan ginjal akibat perkembangan organ yang belum optimal.
- Orang tua diimbau menerapkan pola makan sehat dan aktivitas fisik rutin untuk mencegah kerusakan fungsi ginjal pada anak.
SuaraSumbar.id - Kasus penyakit ginjal selama ini sering dianggap hanya menyerang orang dewasa. Namun, kondisi tersebut kini banyak ditemukan pada anak-anak, terutama akibat perubahan pola hidup dan tingginya konsumsi makanan berkadar garam atau natrium secara berlebihan.
Dokter Spesialis Anak Subspesialis Nefrologi Rumah Sakit Pondok Indah dr. Henny Adriani Puspitasari, Sp.A., Subsp.Nefro mengatakan pola makan menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko penyakit ginjal pada anak.
"Kita lihat bahwa adanya pergeseran gaya hidup, terutama makanan-makanan yang mengandung asupan natrium tinggi, itu menyebabkan banyaknya anak-anak yang mengalami obesitas," kata Henny, melansir Antara, Minggu, 21 Juni 2026.
Menurut Henny, konsumsi makanan tinggi natrium dapat memicu terjadinya obesitas pada anak. Kondisi tersebut kemudian meningkatkan risiko munculnya hipertensi yang menjadi salah satu faktor pemicu penyakit ginjal kronik.
"Ketika seorang anak mengalami obesitas, maka dia punya risiko tinggi untuk mengalami hipertensi dan mengalami penyakit ginjal kronik," ujarny.
Obesitas membuat kerja berbagai organ tubuh, termasuk ginjal, menjadi lebih berat sehingga dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kerusakan fungsi ginjal.
Selain faktor gaya hidup, peningkatan kasus gangguan ginjal pada anak juga dipengaruhi oleh faktor prenatal dan neonatal, termasuk kelahiran prematur serta berat badan lahir rendah.
Menurutnya, ginjal mulai terbentuk sejak usia kehamilan delapan minggu dan proses pembentukannya berlangsung hingga sekitar 36 minggu kehamilan. Karena itu, bayi yang lahir prematur berisiko memiliki perkembangan ginjal yang belum optimal.
"Nah, kalau dia prematur berarti fungsi ginjalnya belum selesai pembentukannya," kata Henny.
Baca Juga: Minuman Kafein Bisa Picu Migrain, Dokter Ungkap Pola Minum yang Aman
Ia menambahkan anak dengan faktor risiko tersebut memerlukan pemantauan kesehatan yang lebih ketat untuk mendeteksi gangguan ginjal sedini mungkin.
Untuk menjaga kesehatan ginjal anak, Henny mengimbau orang tua membiasakan pola makan sehat dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur serta membatasi makanan tinggi garam dan makanan olahan yang mengandung natrium dalam jumlah besar.
Selain itu, anak juga perlu didorong untuk aktif bergerak setiap hari guna menjaga berat badan ideal dan menurunkan risiko berbagai penyakit metabolik.
"Pencegahan sejak dini melalui pola hidup sehat menjadi langkah penting untuk melindungi fungsi ginjal anak hingga dewasa," kata Henny.
Berita Terkait
-
Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen
-
Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri
-
Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset
-
350 Ribu Kematian Terjadi Setiap Tahun Akibat Stroke, Gimana Cara Penanganannya?
-
Mengenal Kondisi 'Gigi Hiu' pada Masa Pertumbuhan Anak dan Langkah Penanganannya
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
Terkini
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles