- Kunyit mengandung senyawa kurkumin yang berfungsi sebagai agen antioksidan untuk menetralkan radikal bebas penyebab berbagai penyakit kronis.
- Air kunyit dapat mendukung hidrasi harian serta membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh melalui sifat antiinflamasi alaminya.
- Konsumsi air kunyit berpotensi meredakan nyeri sendi, memperbaiki kesehatan saluran pencernaan, serta menjaga fungsi jantung secara optimal.
SuaraSumbar.id - Air kunyit semakin populer sebagai minuman herbal yang dipercaya memiliki berbagai manfaat kesehatan.
Kandungan utama dalam kunyit, yaitu kurkumin, dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang kuat.
Tak heran jika banyak orang mulai memasukkan air kunyit ke dalam rutinitas harian mereka. Melansir Antara, berikut sejumlah manfaat jika minuman ini dimasukkan ke dalam rutinitas harian:
1. Sumber antioksidan
Kurkumin merupakan senyawa utama dalam kunyit yang berperan sebagai antioksidan. Zat ini membantu menetralkan radikal bebas, yaitu molekul tidak stabil yang dapat merusak sel dan berkontribusi terhadap munculnya penyakit kronis.
2. Membantu meningkatkan hidrasi
Kecukupan cairan penting untuk mendukung berbagai fungsi tubuh, mulai dari suasana hati, sistem pencernaan, hingga kesehatan kulit. Kebutuhan air setiap orang berbeda, tergantung pada aktivitas, kondisi kesehatan, dan lingkungan. Secara umum, orang dewasa membutuhkan sekitar 9 hingga 13 gelas air per hari.
Air kunyit dapat menjadi alternatif untuk menambah variasi konsumsi cairan, meski kunyit itu sendiri tidak memiliki efek hidrasi secara langsung.
3. Berpotensi mengurangi peradangan
Kurkumin diketahui dapat membantu menurunkan penanda peradangan dalam tubuh. Peradangan kronis sering dikaitkan dengan berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan radang sendi.
Namun demikian, sebagian besar penelitian menggunakan suplemen kurkumin dalam dosis tinggi, sehingga efek dari air kunyit kemungkinan tidak sebesar itu.
4. Dapat membantu meredakan nyeri sendi
Sifat antiinflamasi pada kunyit juga berpotensi membantu mengurangi ketidaknyamanan pada sendi. Beberapa studi menunjukkan kurkumin dapat meringankan gejala osteoartritis, seperti nyeri dan kekakuan. Namun, kandungan kurkumin dalam kunyit relatif kecil, sehingga air kunyit tidak dapat menggantikan pengobatan medis.
5. Mendukung kesehatan pencernaan
Penelitian awal menunjukkan kurkumin dapat membantu mengurangi peradangan pada saluran cerna serta mendukung keseimbangan mikrobioma usus.
Berita Terkait
-
Inovasi Kesehatan RI Dobrak Pasar Taiwan, Raup Transaksi Rp34 Miliar!
-
Terancam Gagal Bayar, Purbaya Siapkan Tambahan Anggaran Rp 20 Triliun ke BPJS Kesehatan
-
Status 3.600 PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI Masih Menggantung, NRK Belum Juga Terbit
-
IU Tunda Konser dan Perilisan Album Baru, Imbas Kondisi Kesehatan Memburuk
-
Alarm Diabetes Indonesia: Skrining BPJS Belum Mampu Menjangkau Jutaan Kasus Tersembunyi?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Dedikasi Mantri BRI Layani Pegunungan Toraja Utara
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Demokrat Sumbar Pasang Target Rebut Kembali Kursi DPR RI yang Hilang
-
Polwan di Sumbar Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi