- Pemkab Agam memprediksi pemotongan hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah mencapai 5.700 ekor di Kabupaten Agam.
- Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan sebanyak 140 ekor dibandingkan realisasi pemotongan hewan kurban pada tahun sebelumnya sebesar 5.560 ekor.
- Pasokan hewan kurban saat ini telah tersedia di pasar ternak yang didatangkan dari wilayah lokal hingga Provinsi Lampung.
SuaraSumbar.id - Kabupaten Agam, Sumatera Barat, diprediksi mengalami peningkatan jumlah pemotongan hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.
Pemkab Agam memperkirakan jumlah hewan kurban yang akan disembelih mencapai 5.700 ekor, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 5.560 ekor.
"Ini sesuai prediksi kita, karena kemampuan berkurban cukup tinggi dan bencana melanda daerah itu pada akhir 2025, tidak mengurangi makna berkurban umat," kata Kepala Dinas Pertanian Agam Arief Restu, melansir Antara, Selasa, 21 April 2026.
Saat ini hewan kurban sudah berdatangan di pasar ternak. Hewan kurban itu berasal dari Agam, kabupaten maupun kota tetangga dan Provinsi Lampung.
"Saat ini hewan kurban sudah berdatangan dan telah terjadi transaksi jual beli di pasar tradisional," ujarnya.
Ia mengakui pemotongan hewan kurban tahun ini terjadi peningkatan sebanyak 140 ekor dibandingkan tahun sebelumnya hanya 5.560 ekor.
Pada Idul Fitri 1447 Hijriah, tambahnya pemotongan sapi dan kerbau juga meningkatkan sebanyak 39 ekor dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada Idul Fitri 1447 Hijriah, pemotongan sapi dan kerbau sebanyak 346 ekor dan tahun sebelumnya hanya 307 ekor.
"Ada peningkatan 39 ekor pemotongan sapi dan kerbau pada Lembaran. Mudah-mudahan pada Idul Adha nanti juga ada peningkatan," katanya.
Ia menambahkan populasi ternak jenis sapi potong di Agam mencapai 31.250 ekor, kerbau 12.490 ekor, kambing dan domba 12.667 ekor.
Populasi sapi tersebar di Kecamatan Lubuk Basung 8.521 ekor, Tanjung Mutiara 8.075 ekor, Ampek Nagari 3.641 ekor, Palembayan 3.123 ekor, Tilatang Kamang 1.610 ekor dan lainnya.
Untuk kerbau tersebar di Kecamatan Tanjung Mutiara 3.361 ekor, Lubuk Basung 2.484 ekor, Palembayan 2.021 ekor dan lainnya.
Sementara kambing dan domba tersebar di Kecamatan Lubuk Basung 2.354 ekor, Palupuh 1.534 ekor, Tanjung Mutiara 1.169 ekor, Baso 1.044 ekor.
Berita Terkait
-
Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat
-
Harimau Sumatera Pemangsa Ternak Warga Berhasil Dievakuasi
-
Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam
-
Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom
-
Kondisi di MAN 3 Padang Pascaledakan Bom Rakitan
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
BRI Dorong Anak Muda Gunakan Teknologi untuk Disiplin Mengatur Keuangan
-
Kementerian Kebudayaan Umumkan Pemenang Program Produksi Film Narasi Kepahlawanan 2026
-
Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Siapkan Ragam Promo Menarik
-
Minuman Manis Tak Langsung Bikin Gagal Ginjal, Tapi Kebiasaan Ini Bisa Jadi Risikonya
-
Ekonomi Kerakyatan Terus Digerakkan, BRI Kantongi Laba Rp31,2 Triliun