- Iptu Akbar Kharisma Tanjung dimutasi dari jabatan Kasat Lantas Polres Solok Kota ke Polda Sumatera Barat.
- Mutasi tersebut terjadi bersamaan dengan viralnya rombongan Arteria Dahlan yang berfoto di jalur ekstrem Sitinjau Lauik.
- Kapolres Solok Kota menyampaikan permohonan maaf atas insiden pengawalan rombongan yang dinilai menimbulkan miskomunikasi serta persepsi negatif.
SuaraSumbar.id - Iptu Akbar Kharisma Tanjung dimutasi dari jabatannya sebagai Kasat Lantas Polres Solok Kota, di tengah viralnya rombongan Arteria Dahlan yang berhenti dan foto-foto di tikungan ekstrem Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat.
Peristiwa tersebut memicu sorotan publik karena rombongan diketahui mendapatkan pengawalan polisi saat melintasi jalur rawan kecelakaan tersebut.
Informasi yang dihimpun, Akbar Kharisma dimutasi menjadi PS Panit I Sitatib Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat.
Lalu, posisi Akbar diisi oleh Iptu Apshari Wahyu Siregar yang sebelumnya bertugas sebagai Kanit Regident Satlantas Polres Pesisir Selatan.
Selain itu, Kasat Reskrim Polres Solok Kota, AKP Oon Kurnia Ilahi juga dimutasi ke sebagai Panit I Subdit I Ditreskrimum Polda Sumbar.
Kasi Humas Polres Solok Kota, AKP Edy Yuhendra mengatakan mutasi jabatan merupakan rotasi biasa di tubuh kepolisian.
Menurutnya, mutasi tersebut tidak ada kaitannya dengan polemik rombongan komisaris PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang yang viral di media sosial.
"Mutasi biasa, hal yang wajar. Tidak ada kaitannya (dengan yang viral)," kata Edy, Kamis, 16 April 2026.
Kapolres Solok Kota Minta Maaf
Kapolres Solok Kota AKBP Mas'ud Ahmad sebelumnya juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden yang viral tersebut.
Menurutnya, kejadian itu terjadi karena miskomunikasi antara pihak perusahaan dengan anggota polisi yang melakukan pengawalan.
“Pengawalan yang dilakukan oleh Polres Solok Kota kami mengucapkan maaf,” ujarnya dalam konferensi pers.
Ia menambahkan bahwa peristiwa ini akan menjadi bahan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak kembali menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.
Sitinjau Lauik dikenal sebagai salah satu jalur paling ekstrem di Sumatera Barat. Tikungan tajam, tanjakan curam, dan jalur sempit membuat kawasan ini sering menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas.
Kontributor: Saptra S
Tag
Berita Terkait
-
Di Balik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?
-
Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat
-
Harimau Sumatera Pemangsa Ternak Warga Berhasil Dievakuasi
-
Kapolri Mutasi 146 Perwira, Kadivhubinter hingga Karoprovos Divpropam Berganti
-
Mutasi Besar-besaran Kejagung Ganti 90 Kajari, Ini Daftar Lengkapnya
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Ingin Pensiun Nyaman? Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo
-
45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM