- Dinas Kesehatan Pasaman Barat mencatat 25 orang diduga keracunan bakso tusuk pada Rabu malam, 15 April 2026.
- Mayoritas korban merupakan anak-anak yang mengalami gejala mual, muntah, hingga diare dengan tiga orang masih dirawat.
- Dinas Kesehatan sedang menguji sampel makanan di laboratorium, sementara polisi telah mengamankan pedagang untuk proses investigasi.
SuaraSumbar.id - Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengungkap korban diduga keracunan makanan bakso tusuk dari pedagang keliling berjumlah 25 orang. Dari puluhan korban ini, tiga orang di antaranya masih menjalani perawatan intensif.
Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Gina Alecia mengatakan, tiga korban yang masih dirawat dalam tahap perbaikan kondisi, dan sudah berangsur membaik.
"Total ada 25 pasien, kebanyakan anak-anak dari usia 5 bulan hingga 12 tahun, satu orang dewasa," katanya kepada SuaraSumbar.id, Kamis, 16 April 2026.
Ia mengungkapkan, para korban dugaan keracunan mengalami mual, muntah, pusing hingga diare. Pascakejadian ini, Dinas Kesehatan Pasaman telah menurunkan tim untuk melakukan investigasi.
Sampel makanan jajan bakso juga telah diambil untuk dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Sumbar.
"Tim investigasi telah turun ke lapangan untuk mencari tahu penyebab kepastian dugaan keracunan. Kami juga telah tarik sampel bakso tusuk untuk dikirim ke Labkesda Sumbar," ucap Gina.
Dugaan keracunan ini terjadi pada Rabu malam, 15 April 2026. Lokasi persisnya berada di Jorong Pigogah Patibubur, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat.
Untuk mengantisipasi gejolak masyarakat, polisi telah mendatangi kediaman pedagang bakso tusuk keliling berinisial H (40) dan mengamankannya.
Kapolsek Sungai Beremas, AKP Elvis Susilo meminta masyarakat untuk tenang dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
"Saya sampaikan kepada masyarakat jangan sampai jadi fitnah. Polisi tidak bisa memastikan keracunan ini karena bakso tusuk. Kita tunggu hasil labor," kata dia.
Kontributor: Saptra S
Tag
Berita Terkait
-
Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan
-
Inisial N dan R Dibongkar Anggota DPR, Diduga Cukong Besar Tambang Emas Ilegal di Sumbar
-
Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun
-
Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Dosen UFDK Diduga Jadi Korban Kekerasan Satpol PP
-
Kebakaran Hanguskan 15 Toko di Pasar Kayu Tanam Padang Pariaman
-
JPMorgan Ungkap Alasan BBRI Kembali Menarik di Tengah Tekanan Ekonomi
-
BKSDA-Polres Agam Tangkap Pria Hendak Jual Ratusan Ekor Burung ke Lampung
-
Anak di Bawah 16 Tahun Dinilai Belum Siap Punya Media Sosial