Suhardiman
Kamis, 16 April 2026 | 12:36 WIB
Sejumlah anak menjalani perawatan di puskesmas setelah diduga keracunan makanan usai menyantap bakso tusuk dari pedagang keliling. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 12 anak mengalami keracunan setelah menyantap bakso tusuk dari pedagang keliling di Pasaman Barat, Rabu, 15 April 2026.
  • Polisi mengamankan pedagang berinisial H untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait insiden yang menimpa lima balita dan tujuh anak.
  • Petugas mengirim sampel bakso ke BBPOM Padang untuk memastikan penyebab pasti keracunan melalui uji laboratorium secara resmi dan profesional.

SuaraSumbar.id - Insiden dugaan keracunan makanan kembali mengguncang masyarakat Sumatera Barat. Sebanyak 12 anak-anak di Jorong Pigogah Patibubur, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, dilarikan ke puskesmas.

Para korban mengalami mual dan muntah-muntah usai menyantap bakso tusuk dari pedagang keliling, Rabu malam, 15 April 2026.

Peristiwa ini memicu kepanikan karena sebagian korban masih berusia sangat kecil. Bahkan lima di antaranya merupakan balita, dengan korban termuda baru berusia dua tahun.

Aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengamankan situasi sekaligus menghindari gejolak masyarakat. Polisi mendatangi kediaman pedagang bakso tusuk keliling berinisial H (40) dan mengamankannya.

Kapolsek Sungai Beremas, AKP Elvis Susilo mengatakan, hingga Kamis, 16 April 2026, beberapa korban diduga keracunan masih menjalani perawatan.

"Masih ada yang dirawat, di puskesmas masih ramai. Anak-anak yang jadi korban diduga keracunan ini ada balita lima orang, paling kecil dua tahun. Selebihnya anak berumur enam tahun," kata Elvis kepada SuaraSumbar.id, Kamis, 16 April 2026.

Sampel Bakso Dikirim ke BBPOM Padang

Elvis menambahkan, kepolisian telah mengirim sampel bakso yang diduga sumber keracunan ke BBPOM di Padang. Ia meminta masyarakat untuk tenang dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium keluar.

"Saya sampaikan kepada masyarakat jangan sampai jadi fitnah. Polisi tidak bisa memastikan keracunan ini karena bakso tusuk. Kita tunggu hasil labor," ucapnya.

Dari keterangan para orang tua, kata Elvis, menyatakan anak mereka mengalami mual dan muntah-muntah setelah menyantap bakso tusuk keliling tersebut. Pedagang bakso tusuk saat itu berjualan di dekat lokasi pesta pernikahan.

"Jajanan bakso tusuk ini dijual yang mana pada saat itu sedang berlangsung pesta pernikahan. Kami sudah memastikan bukan dari sumber makanan di pesta hajatan," pungkasnya.

Kontributor: Saptra S

Load More