- Sebanyak 12 anak mengalami keracunan setelah menyantap bakso tusuk dari pedagang keliling di Pasaman Barat, Rabu, 15 April 2026.
- Polisi mengamankan pedagang berinisial H untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait insiden yang menimpa lima balita dan tujuh anak.
- Petugas mengirim sampel bakso ke BBPOM Padang untuk memastikan penyebab pasti keracunan melalui uji laboratorium secara resmi dan profesional.
SuaraSumbar.id - Insiden dugaan keracunan makanan kembali mengguncang masyarakat Sumatera Barat. Sebanyak 12 anak-anak di Jorong Pigogah Patibubur, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, dilarikan ke puskesmas.
Para korban mengalami mual dan muntah-muntah usai menyantap bakso tusuk dari pedagang keliling, Rabu malam, 15 April 2026.
Peristiwa ini memicu kepanikan karena sebagian korban masih berusia sangat kecil. Bahkan lima di antaranya merupakan balita, dengan korban termuda baru berusia dua tahun.
Aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengamankan situasi sekaligus menghindari gejolak masyarakat. Polisi mendatangi kediaman pedagang bakso tusuk keliling berinisial H (40) dan mengamankannya.
Kapolsek Sungai Beremas, AKP Elvis Susilo mengatakan, hingga Kamis, 16 April 2026, beberapa korban diduga keracunan masih menjalani perawatan.
"Masih ada yang dirawat, di puskesmas masih ramai. Anak-anak yang jadi korban diduga keracunan ini ada balita lima orang, paling kecil dua tahun. Selebihnya anak berumur enam tahun," kata Elvis kepada SuaraSumbar.id, Kamis, 16 April 2026.
Sampel Bakso Dikirim ke BBPOM Padang
Elvis menambahkan, kepolisian telah mengirim sampel bakso yang diduga sumber keracunan ke BBPOM di Padang. Ia meminta masyarakat untuk tenang dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
"Saya sampaikan kepada masyarakat jangan sampai jadi fitnah. Polisi tidak bisa memastikan keracunan ini karena bakso tusuk. Kita tunggu hasil labor," ucapnya.
Dari keterangan para orang tua, kata Elvis, menyatakan anak mereka mengalami mual dan muntah-muntah setelah menyantap bakso tusuk keliling tersebut. Pedagang bakso tusuk saat itu berjualan di dekat lokasi pesta pernikahan.
"Jajanan bakso tusuk ini dijual yang mana pada saat itu sedang berlangsung pesta pernikahan. Kami sudah memastikan bukan dari sumber makanan di pesta hajatan," pungkasnya.
Kontributor: Saptra S
Tag
Berita Terkait
-
Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG
-
Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak
-
Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG, BGN Suspend SPPG 30 Hari
-
Benarkah Air Kelapa Bisa Mengobati Keracunan Makanan? Ini Penjelasan Dokter
-
Dari Dapur ke Piring: Mencegah Bom Waktu Keracunan Program MBG
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar