- Polisi perpanjang rekayasa arus Sumbar-Riau hingga malam ini.
- Arus balik dan wisata picu potensi kepadatan Kelok Sembilan.
- Puncak arus balik terjadi, lalu lintas tetap lancar.
SuaraSumbar.id - Polres Lima Puluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar), memutuskan mempertahankan rekayasa arus Sumbar-Riau di kawasan Kelok Sembilan hingga Rabu (25/3/2026) malam, meskipun arus balik Lebaran mulai menunjukkan penurunan.
Kebijakan rekayasa arus Sumbar-Riau ini diambil untuk memastikan kendaraan yang melintas di jalur penghubung Sumbar dan Riau tetap bergerak lancar tanpa hambatan berarti.
Kasat Lantas Polres Lima Puluh Kota Iptu Zarwiko menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas masih diberlakukan demi mengantisipasi potensi kepadatan.
"Rekayasa arus lalu tetap kami berlakukan sampai hari ini meskipun arus balik Lebaran sudah mulai menurun," kata Zarwiko.
Dalam skema yang diterapkan, kendaraan dari arah Sumbar menuju Riau dialihkan melalui jalur lama Kelok Sembilan. Sementara itu, kendaraan dari arah Riau menuju Sumbar tetap melintasi jembatan layang atau fly over Kelok Sembilan sepanjang 943 meter.
"Penerapan terus kami lakukan sampai malam ini demi mengantisipasi kepadatan arus yang bisa menyebabkan kemacetan," katanya.
Selain mengurai arus balik Lebaran, kepolisian juga memberi perhatian khusus terhadap peningkatan kendaraan menuju destinasi wisata. Wilayah Lima Puluh Kota dikenal memiliki sejumlah objek wisata favorit seperti Kapalo Bonda dan Lembah Harau yang ramai dikunjungi saat libur panjang.
Menurut Zarwiko, pertemuan antara kendaraan arus balik dan kendaraan wisata berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas jika tidak diantisipasi sejak dini.
"Kami tetap lakukan antisipasi karena pertemuan kendaraan arus balik dengan kendaraan kepentingan wisata bisa berpotensi menimbulkan kepadatan," katanya.
Rekayasa lalu lintas di Kelok Sembilan sendiri telah diterapkan sejak Minggu (22/3) sebagai langkah preventif menghadapi lonjakan arus balik Lebaran. Puncak arus kendaraan terjadi pada Senin hingga Selasa (24/3/2026) malam.
"Puncaknya terjadi pada Senin hingga Selasa malam. Terjadi kepadatan arus namun lancar, tidak ada penumpukan atau kemacetan," jelasnya.
Untuk memastikan kelancaran rekayasa arus Sumbar-Riau, personel Polres Lima Puluh Kota disiagakan sejak pagi hingga lewat tengah malam. Pengamanan intensif dilakukan guna menjaga arus lalu lintas tetap terkendali di jalur strategis tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan
-
Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan
-
3 Bahan Saja! Resep Camilan Sehat Gunakan Pisang dan Cokelat
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara