-
Gubernur Sumbar ancam pecat ASN terlibat penyalahgunaan narkoba.
-
Polda Sumbar musnahkan 6,4 kilogram sabu hasil pengungkapan.
-
Tiga kasus besar diungkap sepanjang Februari 2026.
SuaraSumbar.id - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menegaskan Aparatur Sipil Negara (ASN) terlibat narkoba tidak akan mendapat toleransi di lingkungan Pemprov Sumbar.
Penegasan terkait ASN terlibat narkoba itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri pemusnahan barang bukti narkotika di Mapolda Sumbar, Selasa (3/3/2026).
Menurut Mahyeldi, ASN terlibat narkoba bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai kepercayaan masyarakat.
Ia menekankan bahwa aparatur sipil negara merupakan pelayan publik yang semestinya menjadi contoh di tengah masyarakat, bukan justru terjerat penyalahgunaan barang terlarang.
“Kalau ada ASN yang terlibat narkoba, akan kita jatuhi sanksi tegas, bahkan tidak tertutup kemungkinan yang bersangkutan bisa dipecat. ASN adalah pelayan publik, harus menjadi teladan bagi masyarakat,” tegas Mahyeldi.
Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan pemusnahan barang bukti sabu seberat lebih dari 6,4 kilogram oleh Polda Sumbar. Barang bukti tersebut berasal dari pengungkapan sejumlah kasus peredaran gelap narkotika di wilayah Sumbar.
Kegiatan pemusnahan turut dihadiri perwakilan kejaksaan, TNI, Bea Cukai, unsur pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat. Mahyeldi menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran kepolisian dalam membongkar jaringan peredaran narkotika berskala besar.
“Maraknya peredaran narkoba di Sumbar harus diberantas habis. Kita tidak boleh lengah. Ini ancaman nyata bagi generasi muda kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya melalui penindakan hukum. Upaya edukasi dan pencegahan perlu diperkuat hingga ke sekolah-sekolah dan nagari agar penyalahgunaan narkotika dapat ditekan sejak dini.
“Narkoba adalah musuh bersama. Semua pihak harus terlibat, mulai dari pemerintah, aparat, tokoh adat, tokoh agama, hingga keluarga,” katanya.
Sementara itu, Wakil Kepala Polda Sumbar, Solihin, menjelaskan bahwa sepanjang Februari 2026, Direktorat Reserse Narkoba berhasil mengungkap tiga kasus menonjol dengan total lima tersangka. Dua kasus terjadi di kawasan Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, dan satu kasus di Kota Padang.
Dari ketiga kasus tersebut, diamankan 33 paket sabu dengan berat keseluruhan lebih dari 6,4 kilogram. Pengungkapan ini disebut sebagai langkah tegas menyelamatkan ribuan jiwa dari ancaman narkotika.
Komitmen pemberantasan ini, menurut Mahyeldi, juga berlaku tanpa pengecualian bagi ASN Terlibat Narkoba di lingkungan Pemprov Sumbar. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang
-
One Time Code ASN Digital Diisi Apa? Ini Cara Aktivasi Akun Pakai MFA
-
OJK Tanggapi Wacana Gaji ASN Dipindah dari BPD ke Himbara, Ganggu Likuiditas?
-
Mendagri Tepis Tudingan OPM: Alasan Intel Hanya Dalih untuk Tutupi Aksi Kekerasan!
-
Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 Sebanyak 18 Hari dan Cuti Bersama 8 Hari
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi