-
Pelatih Semen Padang FC soroti penalti dan kartu merah kontroversial.
-
VAR dinilai tidak berjalan maksimal sepanjang pertandingan.
-
Bhayangkara menang telak dan tembus lima besar.
SuaraSumbar.id - Kontroversi VAR menjadi sorotan usai laga Bhayangkara FC vs Semen Padang FC dalam lanjutan Super League Indonesia di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Bandarlampung, Selasa (24/2/2026) malam.
Pelatih Semen Padang, Dejan Antonic, menilai jalannya pertandingan yang berakhir 0-4 tersebut berlangsung tidak biasa.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Dejan secara terbuka menyinggung keputusan wasit dalam laga Bhayangkara vs Semen Padang yang dinilainya merugikan timnya.
Ia bahkan menyebut duel tersebut berjalan “cukup lucu”, terutama terkait hadiah penalti dan kartu merah.
"Pertandingan berjalan “cukup lucu” dihadiahi penalti bagi tuan rumah, serta kartu merah yang tak perlu dari wasit untuk pemain kami," katanya.
Menurut Dejan, kontroversi VAR yang terjadi dalam pertandingan tersebut turut memengaruhi hasil akhir. Ia menilai teknologi Video Assistant Referee yang digunakan tidak berjalan maksimal.
"Ya kami kalah hari ini, tapi saya bisa lihat pertandingan cukup lucu, dua penalti langsung kartu merah, VAR tidak jalan. Saya tidak tahu apa yang terjadi,” kata dia.
Meski demikian, Dejan tetap memberikan apresiasi kepada tuan rumah atas kemenangan telak tersebut. Ia menyebut hasil ini menjadi pelajaran penting bagi timnya, khususnya saat bermain di kandang lawan dalam kompetisi Super League Indonesia.
“Sekali lagi selamat untuk Bhayangkara. Tapi ini jadi pelajaran bagi kami untuk ke depannya," kata dia.
Dalam laga Bhayangkara vs Semen Padang tersebut, tuan rumah tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan 4-0. Dua gol dicetak Moussa Sidebe, sementara masing-masing satu gol disumbangkan Ryo Matsumara dan Doumbia.
Kemenangan ini membawa Bhayangkara Presisi Lampung FC merangkak ke lima besar klasemen sementara Super League Indonesia dengan koleksi 35 poin dari 23 pertandingan. Rinciannya, 10 kemenangan, lima hasil imbang, dan delapan kekalahan.
Sebaliknya, kekalahan dalam laga Bhayangkara vs Semen Padang membuat Kabau Sirah belum beranjak dari posisi ke-17 klasemen.
Semen Padang baru mengoleksi 16 poin dari 23 pertandingan, dengan catatan empat kemenangan, empat imbang, dan 15 kekalahan. Hasil ini sekaligus memperpanjang tren negatif mereka di kompetisi musim ini. (Antara)
Berita Terkait
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Bhayangkara FC Ubah Program Latihan demi Keselamatan Pemain
-
Persebaya Siap Taklukkan Cuaca Panas di Bhayangkara, Bisa Rebut Tiga Poin?
-
Semen Padang Jadi Korban Terakhir, Persija Kirim Ancaman untuk Borneo FC
-
Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan
-
Pasar Gaung Diacak-acak Petugas, Polda Sumbar Sapu Bersih 'Kampung Narkoba' di Padang
-
BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah
-
BRI Manjakan Nasabah Private dan Prioritas dengan Promo Eksklusif The Premiere
-
Makin Eksklusif, BRI Hadirkan Keistimewaan Layanan Kesehatan Prodia bagi Nasabah Prioritas