-
Magrib Bukittinggi pukul 18.43 WIB hari ini.
-
Salat Isya dimulai pukul 19.48 WIB.
-
Pastikan berbuka sesuai jadwal resmi wilayah.
SuaraSumbar.id - Jadwal buka puasa Kota Bukittinggi pada Sabtu (21/2/2026) menjadi informasi yang paling dinantikan umat Muslim selama menjalani ibadah Ramadan tahun ini.
Dengan mengetahui jadwal buka puasa Kota Bukittinggi, masyarakat dapat memastikan waktu berbuka sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada jadwal buka puasa Kota Bukittinggi Sabtu (21/2/2026), waktu Magrib menjadi penanda resmi berakhirnya puasa setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Perbedaan waktu beberapa menit dibanding daerah lain di Sumatera Barat membuat pembaruan informasi ini penting diperhatikan setiap hari.
Berikut rincian waktu dalam jadwal buka puasa Kota Bukittinggi hari ini:
MAGRIB: 18.43 WIB
ISYA: 19.48 WIB
Waktu Magrib menjadi momen yang ditunggu sebagai tanda diperbolehkannya membatalkan puasa. Sementara itu, waktu Isya menandai dimulainya salat Isya dan rangkaian ibadah malam Ramadan seperti tarawih.
Menjelang waktu berbuka, umat Muslim dianjurkan menyiapkan hidangan serta membaca doa berbuka sebagai bentuk rasa syukur. Doa yang umum diamalkan adalah:
"Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthartu."
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."
Pembacaan doa tersebut menjadi bagian dari amalan harian selama bulan Ramadan dan dilakukan sebelum menyantap hidangan berbuka.
Selain memperhatikan jadwal imsakiyah Bukittinggi, pemilihan menu berbuka juga penting diperhatikan. Asupan yang seimbang membantu tubuh kembali berenergi setelah berpuasa seharian.
Beberapa pilihan menu yang dapat dijadikan referensi antara lain es buah segar dengan bahan alami, salad buah menggunakan yogurt rendah lemak, serta puding buah rendah gula.
Kolak pisang tetap menjadi sajian khas Ramadan, dengan alternatif penggunaan susu skim sebagai pengganti santan dan pengurangan gula merah.
Untuk hidangan utama, sup ayam, daging, atau ikan dapat menjadi pilihan karena mengandung protein dan relatif lebih ringan dibanding makanan berminyak.
Berita Terkait
-
Bolehkah Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
Bolehkan Puasa Arafah tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya
-
Bukan Sekadar Belanja Kebutuhan, Ternyata Ramadan 2026 Juga Jadi Momen Upgrade Gaya Hidup
-
Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan
-
Ramadan 1447 H: di Antara Sujud Sunyi dan Kecamuk Perang
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia