- Mantan pekerja bunuh pensiunan ASN di Pasaman Barat, pelaku ditangkap polisi.
- Motif sakit hati karena upah kerja belum dibayarkan.
- Pelaku kabur ke Sumut, diringkus di warung kopi.
SuaraSumbar.id - Jajaran Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Khoiron Lubis (65). Penangkapan ini mengungkap rangkaian peristiwa tragis yang terjadi di pondok kebun korban.
Pelaku merupakan mantan pekerja korban. Kasus pembunuhan pensiunan ASN ini berawal dari niat mengambil sepeda motor yang berujung pada hilangnya nyawa korban.
Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Pasaman Barat bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya meringkus tersangka di wilayah Ranah Batahan. Berikut rangkaian fakta penanganan kasus tersebut.
1. Pelaku adalah mantan pekerja korban
Satuan Reserse Kriminal Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat menangkap pelaku pembunuhan terhadap pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Khoiron Lubis (65).
"Pelaku NJ (39) merupakan mantan pekerja di perkebunan milik korban," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto didampingi Kasat Reskrim Iptu Habib Fuad Alhafsi, Selasa (10/2/2026).
Dari hasil penyelidikan, hubungan kerja antara korban dan pelaku sebelumnya memang pernah terjadi. Informasi ini menjadi salah satu pintu masuk petugas dalam menelusuri dugaan keterlibatan tersangka.
Petugas juga mendapatkan keterangan bahwa sebelum kejadian, pernah terjadi keributan antara korban dengan pelaku. Hal tersebut semakin menguatkan kecurigaan penyidik.
2. Berawal dari niat mengambil sepeda motor
Dia mengatakan peristiwa itu terjadi di sebuah pondok kebun milik korban, di Jorong Aek Geringging, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
Saat itu, pelaku sengaja mendatangi pondok korban menggunakan penutup wajah (sebo), berniat untuk mengambil sepeda motor milik korban, yang sedang terparkir di samping pondok tersebut.
"Karena kunci sepeda motor berada di dalam pondok, kemudian pelaku masuk ke dalam pondok dengan cara mencongkel pintu pondok menggunakan kayu," terangnya.
Mengetahui adanya keberadaan orang di luar pondok, korban keluar untuk memantau situasi sekitar, namun pelaku langsung berlari dan bersembunyi dibalik pohon sawit.
3. Korban dipukul lalu dicekik
Setelah 30 menit kemudian, pelaku kembali dan memukul kepala korban menggunakan kayu yang berada di dalam pondok tersebut.
Berita Terkait
-
22 Tahun Berlalu, Aktivis Tetap Tuntut Keadilan untuk Munir
-
Misteri Mutilasi Tanah Merah Depok: Garis Polisi Melingkar, Warga Tak Kenal Korban dan Pelaku
-
The Thursday Murder Club: Ketika Para Pensiunan Menjadi Detektif yang Tak Terduga
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up