Riki Chandra
Selasa, 27 Januari 2026 | 20:01 WIB
DOKUMEN: Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  • Video viral diklaim jatuhnya ATR 42-500 ternyata hoaks.

  • Rekaman berasal dari insiden penerbangan Delta tahun 2019.

  • Seluruh penumpang selamat dalam kejadian sebenarnya.

SuaraSumbar.id - Beredar di media sosial Facebook sebuah unggahan yang mengklaim sebagai video jatuhnya pesawat ATR 42-500. Video berdurasi sekitar tujuh detik itu menampilkan suasana di dalam kabin pesawat dengan lampu berkedip serta teriakan penumpang yang terdengar jelas.

Dalam unggahan tersebut, video jatuhnya pesawat ATR 42-500 dinarasikan sebagai rekaman langsung dari salah satu penumpang.

Tampak bagian mesin pesawat berputar di sekitar turbin, memperkuat kesan bahwa pesawat tengah mengalami kondisi darurat sebelum jatuh.

Narasi dalam unggahan video jatuhnya pesawat ATR 42-500 itu berbunyi, “Detik-detik jatuhnya pesawat Yang direkam Salah satu penumpang.”

Unggahan tersebut juga disertai keterangan tambahan, “Rekaman salah satu penumpang pesawat ATR 42-500 Sabtu 17-1 2026.”

Klaim tersebut kemudian menimbulkan kekhawatiran publik. Video itu pun menyebar luas dan dikaitkan dengan peristiwa kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang disebut terjadi pada Januari 2026.

Lantas, benarkah informasi tersebut?

Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Antara, video yang diklaim sebagai video jatuhnya pesawat ATR 42-500 ternyata merupakan rekaman lama dari insiden penerbangan maskapai lain yang terjadi beberapa tahun sebelumnya.

Berdasarkan penelusuran, video tersebut identik dengan unggahan media Global News berjudul “Delta jet engine’s nose cone comes loose during flight”.

Video itu mendokumentasikan insiden penerbangan Delta dari Atlanta menuju Baltimore yang melakukan pendaratan darurat di Raleigh, Carolina Utara, pada 8 Juli 2019.

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa bagian penutup mesin pesawat mengalami masalah di tengah penerbangan. Rekaman diambil oleh seorang penumpang bernama Logan Webb yang merekam kondisi mesin disertai suara gesekan keras selama kejadian berlangsung.

Laporan Global News juga menyebutkan bahwa seluruh penumpang dalam insiden tersebut selamat dan tidak mengalami luka fisik. Meski demikian, penumpang mengalami guncangan emosional akibat kondisi darurat yang terjadi di dalam pesawat.

Dengan demikian, klaim yang menyebut video tersebut sebagai video jatuhnya pesawat ATR 42-500 tidak sesuai dengan fakta dan dinyatakan tidak benar.

Kesimpulan

Klaim video jatuhnya pesawat ATR 42-500 adalah hoaks. Video tersebut bukan rekaman jatuhnya pesawat ATR 42-500 pada 2026, melainkan insiden penerbangan Delta Air Lines tahun 2019 yang mengalami masalah mesin dan melakukan pendaratan darurat.

Load More