Riki Chandra
Rabu, 21 Januari 2026 | 21:15 WIB
Kunci jawaban kelas X. [Dok. Gemini AI]
Baca 10 detik
  •  Materi teks negosiasi kelas X SMA dibahas melalui contoh transaksi jual beli.

  • Tawar-menawar menjadi inti pembelajaran teks negosiasi Kurikulum Merdeka.

  • Kunci jawaban berfungsi sebagai pendamping belajar siswa SMA.

SuaraSumbar.id - Materi Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 86 kembali menjadi perhatian siswa SMA seiring pembahasan intensif teks negosiasi dalam Kurikulum Merdeka.

Topik ini kerap muncul dalam diskusi kelas, tugas kelompok, hingga latihan pemahaman yang menguji kemampuan siswa memahami interaksi sosial dalam sebuah teks.

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 86 digunakan sebagai bahan pendamping untuk memahami materi teks negosiasi secara lebih terstruktur.

Materi ini merujuk pada pembahasan teks negosiasi yang terdapat dalam buku pelajaran kelas X SMA, khususnya pada halaman 86, yang menjadi rujukan banyak siswa saat belajar mandiri di rumah.

Mengacu pada buku Cara Cepat Menguasai Bahasa Indonesia (2019) karya Tomi Rianto, teks negosiasi didefinisikan sebagai jenis teks yang menggambarkan interaksi sosial antara dua pihak atau lebih yang memiliki kepentingan berbeda.

Tujuan utama dari teks ini adalah mencapai kesepakatan bersama tanpa merugikan salah satu pihak. Konsep ini menjadi dasar penting dalam memahami Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 86, khususnya pada materi teks negosiasi Kurikulum Merdeka.

Pembelajaran teks negosiasi tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada praktik pemahaman melalui contoh teks. Salah satu contoh yang dibahas adalah teks negosiasi berjudul "Membeli Sepatu".

Setelah mencermati teks tersebut, siswa diminta berdiskusi untuk menjawab beberapa pertanyaan yang menguji pemahaman isi, peran pelaku, serta proses tawar-menawar yang terjadi.

Dalam pembahasan kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas X halaman 86, dijelaskan bahwa terdapat kegiatan tawar-menawar antara penjual dan pembeli.

Pembeli menawar harga sepatu dari 300 ribu rupiah menjadi 200 ribu rupiah, lalu menaikkan tawaran menjadi 250 ribu dan 270 ribu. Sementara itu, penjual menolak beberapa tawaran awal dengan alasan tidak ingin merugi dan meminta harga dinaikkan agar tetap memperoleh keuntungan.

Kedua belah pihak dalam teks tersebut adalah penjual sepatu dan pembeli sepatu. Kepentingan pembeli adalah mendapatkan sepatu dengan harga yang lebih murah dari harga awal.

Sebaliknya, kepentingan penjual adalah menjual sepatu dengan harga yang tidak merugikan dan masih memberikan keuntungan meskipun tidak besar.

Kesepakatan akhirnya tercapai ketika penjual setuju menjual sepatu dengan harga 270 ribu rupiah dan pembeli menerima harga tersebut. Dengan tercapainya kesepakatan, proses negosiasi dinyatakan berhasil dan transaksi dapat berlangsung sesuai tujuan kedua pihak.

Sebagai catatan, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 86 disajikan sebagai referensi pendamping belajar.

Siswa dianjurkan untuk mengerjakan soal secara mandiri terlebih dahulu sebelum mencocokkan jawaban guna melatih kemampuan berpikir kritis dan pemahaman materi teks negosiasi.

Load More