Riki Chandra
Rabu, 21 Januari 2026 | 19:49 WIB
Ilustrasi siswa SMA sedang belajar. [Dok. Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Abang menunjukkan cinta paling tulus tanpa syarat dan pilihan.
  • Bunda berkorban demi menjaga dunia Abang tetap stabil.
  • Cerpen menyoroti cinta melampaui logika dan kenormalan.

SuaraSumbar.id - Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas XI Halaman 101-102 menjadi rujukan penting bagi siswa SMA/SMK yang mempelajari cerpen Malaikat Juga Tahu karya Dee Lestari dalam Kurikulum Merdeka.

Materi pada halaman 101–102 tidak hanya menguji pemahaman teks, tetapi juga mengajak pembaca menyelami konflik batin, cinta, dan pengorbanan seorang ibu terhadap anaknya yang mengidap autisme.

Melalui Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas XI Halaman 101-102, pembahasan diarahkan pada tokoh Abang, sosok dengan dunia rutinitas yang saklek dan penuh keteraturan.

Di balik keterbatasannya, Abang justru menampilkan bentuk cinta paling tulus, sesuatu yang membuat Bunda memilih “menjagokannya” dibanding si Bungsu yang dianggap normal oleh logika umum.

Dalam Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas XI Halaman 101-102 ini, pembaca diajak memahami alasan Bunda mempertahankan dunia Abang, meski harus mengorbankan perasaan dan kepentingan anak lainnya. Cerpen ini menempatkan cinta tanpa syarat sebagai pusat cerita, bukan sekadar relasi romantis biasa.

Berikut arti kosakata berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI):

- Autis: Orang yang menderita autisme.
- Autisme: Gangguan perkembangan mental yang menyebabkan kesulitan komunikasi dan interaksi sosial.
-Eksistensi: Hal berada; keberadaan.
- Ritual: Serangkaian tindakan yang dilakukan secara tetap dan konsisten.
- Mantra: Ucapan yang dianggap mengandung kekuatan gaib.

Tanya Jawab Berdasarkan Cerpen Malaikat Juga Tahu

Siapakah tokoh Abang?

Abang adalah anak kedua Bunda yang mengidap autisme. Secara fisik ia pria berusia 38 tahun, namun secara mental ia seperti anak berusia empat tahun dan sangat bergantung pada rutinitas serta koleksi sabunnya.

Apa maksud kutipan “Mengubah rutinitas itu sama saja dengan menawar bumi agar berhenti mengedari matahari”?

Kutipan tersebut menegaskan bahwa rutinitas bagi Abang bersifat mutlak dan tidak bisa diubah. Perubahan kecil saja dapat menimbulkan kekacauan besar dalam dirinya.

Mengapa Bunda menjagokan Abang?

Bunda menjagokan Abang karena cintanya sangat tulus, tanpa syarat, dan bersifat seumur hidup. Berbeda dengan si Bungsu yang masih memiliki pilihan lain, bagi Abang hanya ada satu perempuan dalam dunianya.

Siapa yang mengatakan “Ini tidak adil. Ini tidak masuk akal....” dan apa maksudnya?

Load More