-
Klaim transaksi Rp1.000 triliun Jokowi di Bank China hoaks.
-
Tidak ada pernyataan resmi Purbaya terkait tuduhan tersebut.
-
Tidak ditemukan bukti hukum atau laporan lembaga berwenang.
SuaraSumbar.id - Klaim Purbaya bongkar transaksi Rp 1000 triliun Jokowi di Bank China ramai beredar di media sosial X dan memantik perhatian publik.
Narasi tersebut menyebut adanya transaksi keuangan bernilai ribuan triliun rupiah yang dikaitkan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan disebut-sebut hal itu diungkap oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Dalam unggahan video yang beredar, klaim Purbaya bongkar transaksi Rp1000 triliun Jokowi di Bank China disampaikan dengan narasi provokatif.
Disebutkan bahwa selama dua dekade uang negara diduga dicuri dan menyebabkan rakyat menderita akibat transaksi tersebut. Video itu juga menggambarkan seolah-olah Purbaya membuka “kotak Pandora” terkait dugaan aliran dana besar ke luar negeri.
Narasi yang disematkan dalam video tersebut berbunyi:
“PURBAYA BONGKAR TRANSAKSI JAHAT JOKOWI RIBUAN TRILIUN DI BANK CHINA! SELAMA 2 DEKADE RAKYAT SENGSARA!! SELAMA NI UANG NEGARA RAIB DICURI?”
Klaim Purbaya bongkar transaksi Rp 1000 triliun Jokowi di Bank China kembali ditegaskan melalui teks tambahan yang menyebut penderitaan rakyat selama 10 tahun terakhir.
Unggahan itu kemudian menyebar luas dan memunculkan pertanyaan di ruang publik terkait kebenaran informasi tersebut.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan hasil penelusuran tim Cek Fakta Antara , tidak ditemukan pernyataan resmi dari Purbaya Yudhi Sadewa, Kementerian Keuangan, maupun lembaga pemerintah lainnya yang membenarkan klaim tersebut.
Tidak ada pula laporan media kredibel yang menyebut Purbaya pernah mengungkap transaksi ribuan triliun rupiah milik Jokowi di Bank China.
Selain itu, tidak ditemukan dokumen, data resmi, ataupun pernyataan dari aparat penegak hukum yang menguatkan tuduhan adanya transaksi keuangan senilai Rp1.000 triliun sebagaimana disebut dalam narasi video. Hingga kini, klaim tersebut tidak didukung bukti yang dapat diverifikasi.
Dengan demikian, informasi yang menyebut Purbaya bongkar transaksi Rp1000 triliun Jokowi di Bank China tidak memiliki dasar fakta. Narasi tersebut termasuk dalam kategori hoaks karena tidak didukung sumber resmi maupun data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kesimpulan
Klaim Purbaya bongkar transaksi Rp 1000 triliun Jokowi di Bank China yang beredar di media sosial adalah informasi tidak benar dan menyesatkan publik atau hoaks.
Berita Terkait
-
Doktor Ahli Pengadaan yang Bikin KPU Keok Terkait Ijazah Jokowi: Siapa Sebenarnya Bonatua Silalahi?
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
-
KIP Perintahkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi, Diberi Waktu 14 Hari untuk Banding
-
Terbongkar, Ini Daftar 9 Informasi Ijazah Jokowi yang Sengaja Ditutupi KPU
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
CEK FAKTA: Purbaya Sebut Kepala Desa Kaya-kaya Sejak Dapat Dana Desa, Benarkah?
-
Benarkah Fenomena Aurora Muncul di Langit Kota Padang? Ini Penjelasan BMKG
-
Pemprov Sumbar Bongkar Daerah Rawan Tambang Ilegal, Mahyeldi: Negara Harus Hadir Secara Adil
-
CEK FAKTA: Purbaya Bongkar Transaksi Rp 1.000 Triliun Jokowi di Bank China, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Bahlil Minta PLN Naikan Harga Listrik, Benarkah?