Riki Chandra
Kamis, 15 Januari 2026 | 13:57 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. [Suara.com/Dicky Prastya]
Baca 10 detik
  •  Klaim transaksi Rp1.000 triliun Jokowi di Bank China hoaks.

  • Tidak ada pernyataan resmi Purbaya terkait tuduhan tersebut.

  • Tidak ditemukan bukti hukum atau laporan lembaga berwenang.

SuaraSumbar.id - Klaim Purbaya bongkar transaksi Rp 1000 triliun Jokowi di Bank China ramai beredar di media sosial X dan memantik perhatian publik.

Narasi tersebut menyebut adanya transaksi keuangan bernilai ribuan triliun rupiah yang dikaitkan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan disebut-sebut hal itu diungkap oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Dalam unggahan video yang beredar, klaim Purbaya bongkar transaksi Rp1000 triliun Jokowi di Bank China disampaikan dengan narasi provokatif.

Disebutkan bahwa selama dua dekade uang negara diduga dicuri dan menyebabkan rakyat menderita akibat transaksi tersebut. Video itu juga menggambarkan seolah-olah Purbaya membuka “kotak Pandora” terkait dugaan aliran dana besar ke luar negeri.

Narasi yang disematkan dalam video tersebut berbunyi:

“PURBAYA BONGKAR TRANSAKSI JAHAT JOKOWI RIBUAN TRILIUN DI BANK CHINA! SELAMA 2 DEKADE RAKYAT SENGSARA!! SELAMA NI UANG NEGARA RAIB DICURI?”

Klaim Purbaya bongkar transaksi Rp 1000 triliun Jokowi di Bank China kembali ditegaskan melalui teks tambahan yang menyebut penderitaan rakyat selama 10 tahun terakhir.

Unggahan itu kemudian menyebar luas dan memunculkan pertanyaan di ruang publik terkait kebenaran informasi tersebut.

Lantas, benarkah informasi tersebut?

Berdasarkan hasil penelusuran tim Cek Fakta Antara , tidak ditemukan pernyataan resmi dari Purbaya Yudhi Sadewa, Kementerian Keuangan, maupun lembaga pemerintah lainnya yang membenarkan klaim tersebut.

Tidak ada pula laporan media kredibel yang menyebut Purbaya pernah mengungkap transaksi ribuan triliun rupiah milik Jokowi di Bank China.

Selain itu, tidak ditemukan dokumen, data resmi, ataupun pernyataan dari aparat penegak hukum yang menguatkan tuduhan adanya transaksi keuangan senilai Rp1.000 triliun sebagaimana disebut dalam narasi video. Hingga kini, klaim tersebut tidak didukung bukti yang dapat diverifikasi.

Dengan demikian, informasi yang menyebut Purbaya bongkar transaksi Rp1000 triliun Jokowi di Bank China tidak memiliki dasar fakta. Narasi tersebut termasuk dalam kategori hoaks karena tidak didukung sumber resmi maupun data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kesimpulan

Klaim Purbaya bongkar transaksi Rp 1000 triliun Jokowi di Bank China yang beredar di media sosial adalah informasi tidak benar dan menyesatkan publik atau hoaks.

Load More