Riki Chandra
Rabu, 14 Januari 2026 | 13:29 WIB
Ilustrasi siswa menunjukan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Tamansari, Bogor, Jawa Barat. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Isu Purbaya setop MBG Ramadhan viral tanpa sumber resmi.
  • Kementerian Keuangan pastikan anggaran MBG tidak terganggu.
  • Badan Gizi Nasional tegaskan MBG tetap berjalan Ramadhan.

SuaraSumbar.id - Isu Purbaya setop MBG selama bulan Ramadhan ramai beredar di media sosial Facebook dan memantik perhatian publik.

Unggahan tersebut menarasikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat puasa, namun diklaim ditolak mentah-mentah oleh BGN. Klaim ini menyebar luas disertai narasi bernada provokatif yang menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Dalam unggahan yang viral, disebutkan Purbaya setop MBG karena dinilai mubazir jika makanan dibagikan saat Ramadhan. Narasi itu bahkan mencatut pernyataan seolah-olah Purbaya mempertanyakan kebijakan tersebut dengan alasan agama dan efisiensi anggaran. Unggahan juga menyebut BGN tetap memaksa program berjalan dengan skema distribusi berbeda bagi siswa yang berpuasa maupun tidak.

Namun, benarkah Purbaya setop MBG selama Ramadhan seperti yang diklaim unggahan tersebut?

Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta, tidak ditemukan satu pun pernyataan resmi dari Purbaya Yudhi Sadewa maupun Kementerian Keuangan yang membenarkan adanya permintaan penghentian program MBG saat bulan puasa. Klaim tersebut tidak didukung bukti valid dan tidak bersumber dari pernyataan resmi pemerintah.

Sebaliknya, Purbaya justru pernah menegaskan bahwa anggaran negara untuk penanganan bencana sudah tersedia dan mencukupi. Karena itu, pemerintah tidak perlu mengalihkan atau mengganggu anggaran program strategis lain, termasuk MBG.

"Jadi cukup, jadi kami tidak akan mengganggu (program, red) MBG-nya," katanya, seperti dikutip dari ANTARA.

Pernyataan ini menegaskan bahwa isu Purbaya setop MBG tidak sesuai fakta. Program MBG tetap berjalan sesuai rencana tanpa gangguan anggaran, termasuk selama Ramadhan.

Sejalan dengan itu, Badan Gizi Nasional juga memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap dilaksanakan selama Ramadhan. BGN menekankan bahwa program ini difokuskan pada kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Kelompok ini masuk dalam periode 1.000 hari pertama kehidupan yang sangat krusial untuk pencegahan stunting dan mendukung tumbuh kembang anak.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran fakta, informasi yang menyebut Purbaya setop MBG selama bulan Ramadhan tidak memiliki dasar yang valid dan tidak didukung pernyataan resmi dari pihak berwenang. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan sesuai rencana tanpa gangguan anggaran.

Badan Gizi Nasional juga menegaskan pelaksanaan MBG selama Ramadhan, khususnya bagi kelompok prioritas, sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas gizi masyarakat. Oleh karena itu, klaim yang beredar di media sosial tersebut dinyatakan tidak benar atau hoaks.

Load More