- Isu Purbaya setop MBG Ramadhan viral tanpa sumber resmi.
- Kementerian Keuangan pastikan anggaran MBG tidak terganggu.
- Badan Gizi Nasional tegaskan MBG tetap berjalan Ramadhan.
SuaraSumbar.id - Isu Purbaya setop MBG selama bulan Ramadhan ramai beredar di media sosial Facebook dan memantik perhatian publik.
Unggahan tersebut menarasikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat puasa, namun diklaim ditolak mentah-mentah oleh BGN. Klaim ini menyebar luas disertai narasi bernada provokatif yang menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.
Dalam unggahan yang viral, disebutkan Purbaya setop MBG karena dinilai mubazir jika makanan dibagikan saat Ramadhan. Narasi itu bahkan mencatut pernyataan seolah-olah Purbaya mempertanyakan kebijakan tersebut dengan alasan agama dan efisiensi anggaran. Unggahan juga menyebut BGN tetap memaksa program berjalan dengan skema distribusi berbeda bagi siswa yang berpuasa maupun tidak.
Namun, benarkah Purbaya setop MBG selama Ramadhan seperti yang diklaim unggahan tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta, tidak ditemukan satu pun pernyataan resmi dari Purbaya Yudhi Sadewa maupun Kementerian Keuangan yang membenarkan adanya permintaan penghentian program MBG saat bulan puasa. Klaim tersebut tidak didukung bukti valid dan tidak bersumber dari pernyataan resmi pemerintah.
Sebaliknya, Purbaya justru pernah menegaskan bahwa anggaran negara untuk penanganan bencana sudah tersedia dan mencukupi. Karena itu, pemerintah tidak perlu mengalihkan atau mengganggu anggaran program strategis lain, termasuk MBG.
"Jadi cukup, jadi kami tidak akan mengganggu (program, red) MBG-nya," katanya, seperti dikutip dari ANTARA.
Pernyataan ini menegaskan bahwa isu Purbaya setop MBG tidak sesuai fakta. Program MBG tetap berjalan sesuai rencana tanpa gangguan anggaran, termasuk selama Ramadhan.
Sejalan dengan itu, Badan Gizi Nasional juga memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap dilaksanakan selama Ramadhan. BGN menekankan bahwa program ini difokuskan pada kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Kelompok ini masuk dalam periode 1.000 hari pertama kehidupan yang sangat krusial untuk pencegahan stunting dan mendukung tumbuh kembang anak.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran fakta, informasi yang menyebut Purbaya setop MBG selama bulan Ramadhan tidak memiliki dasar yang valid dan tidak didukung pernyataan resmi dari pihak berwenang. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan sesuai rencana tanpa gangguan anggaran.
Badan Gizi Nasional juga menegaskan pelaksanaan MBG selama Ramadhan, khususnya bagi kelompok prioritas, sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas gizi masyarakat. Oleh karena itu, klaim yang beredar di media sosial tersebut dinyatakan tidak benar atau hoaks.
Berita Terkait
-
Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028
-
Proyek IT MBG Rp1,2 T Dituding Gaib, Kepala BGN Pastikan Anggaran Nyata dan Transparan
-
World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI
-
Gaya Koboi Purbaya Keluar Saat IMF Tawarkan Utang Jumbo Rp514 T: Wah Mukanya Langsung Asem!
-
Purbaya Curhat Banyak Dapat Sentimen Negatif Ekonomi: Kadang Dipuji, Besoknya Diragukan
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pemotongan Hewan Kurban di Agam Diprediksi Mencapai 5.700 Ekor
-
BRI Tegaskan Isu Oknum Bukan Bagian Pekerjaan, Pelanggaran Kode Etik Tak Ditolerir
-
118 Hotel di Madinah Siap Tampung Jemaah Haji Indonesia
-
Aktivitas Gempa Gunung Marapi Didominasi Hembusan-Tremor Non Harmonik
-
Waspada! Gas Beracun Gunung Marapi Mengintai, Warga dan Pendaki Dilarang Mendekat