- Duduk lama sambil main HP di toilet tingkatkan risiko wasir.
- Tekanan berlebih saat BAB picu pembengkakan pembuluh darah anus.
- Pola makan berserat bantu cegah ambeien sejak dini.
SuaraSumbar.id - Sering duduk lama main HP di toilet ternyata bukan sekadar kebiasaan sepele. Dokter spesialis bedah umum lulusan Universitas Indonesia, Franky Mainza Zulkarnain, mengungkapkan bahwa kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko wasir atau ambeien.
Aktivitas berlama-lama di toilet sambil memegang ponsel berpotensi memicu tekanan berlebih pada area anus.
Menurut Franky, sering duduk lama main HP di toilet membuat proses buang air besar (BAB) menjadi tidak efektif. Banyak orang datang ke toilet sebelum benar-benar merasa ingin BAB, lalu menunggu sambil bermain ponsel.
Bahkan, ada pula yang sudah selesai BAB namun tetap duduk lama karena asyik menggunakan handphone.
"Pergi ke toilet untuk buang air besar (BAB) itu kalau kita memang sudah ingin BAB, bukan tunggu BAB keluar sambil memegang handphone. Kadang-kadang orang begitu atau dia sudah selesai BAB, tapi belum selesai main handphone," kata Franky, dikutip dari Antara, Selasa (13/1/2026).
Ia menjelaskan, sering duduk lama main HP di toilet juga berkaitan dengan gaya hidup kekinian, termasuk penggunaan kloset duduk. Posisi ini dapat meningkatkan tekanan di dalam anus, terutama saat mengejan. Tekanan yang terus-menerus dapat menyebabkan pembuluh darah vena di sekitar anus atau rektum bagian bawah membesar dan memicu terjadinya wasir.
Kondisi tersebut akan semakin berisiko apabila feses yang dikeluarkan berbentuk keras. Kurangnya asupan serat membuat seseorang harus mengejan lebih kuat saat BAB, sehingga tekanan di area anus meningkat signifikan.
Selain kebiasaan di toilet, Franky menambahkan bahwa risiko wasir juga meningkat pada orang yang jarang bergerak dan terbiasa duduk dalam waktu lama. Pola hidup sedentari menjadi faktor pendukung terjadinya gangguan kesehatan ini.
Dari sisi usia, mayoritas pasien wasir yang ia tangani berada pada rentang 35 hingga 50 tahun. Meski demikian, Franky menyebutkan bahwa wasir paling sering menimpa laki-laki, namun tidak menutup kemungkinan terjadi pada usia yang lebih muda.
Faktor lain yang turut memengaruhi adalah kehamilan. Tekanan dari dalam rahim, terutama seiring membesarnya ukuran bayi, dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di area panggul. Kegemukan atau obesitas juga disebut sebagai penyebab karena menambah beban dan tekanan pada pembuluh darah.
Gejala wasir yang umum dirasakan antara lain rasa gatal, nyeri, perih, hingga perdarahan saat BAB. Kondisi ini membuat penderitanya merasa tidak nyaman, bahkan kesulitan duduk atau beraktivitas seperti biasa.
Untuk mencegah sering duduk lama main HP di toilet berdampak buruk, Franky mengimbau masyarakat agar memperbaiki pola makan dengan memperbanyak konsumsi serat serta menghindari makanan terlalu pedas atau mengandung banyak gas.
Ia juga menegaskan bahwa penanganan wasir tidak selalu harus melalui operasi, karena dokter biasanya akan memantau kondisi pasien sebelum menentukan langkah medis lanjutan.
Berita Terkait
-
6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis
-
Urutan Skincare yang Benar Harus Double Cleansing? Ini Kata Dokter Kulit untuk Jaga Skin Barrier
-
Suka Doctor on the Edge? Ini 5 Drakor Medis Berlatar Daerah Terpencil
-
Program Dokter Spesialis Keliling Kawal Sukses CKG di Jateng
-
Bensin Pertamax Mendadak Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Dokter Tirta: Ini Baru Langkah Awal
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui