-
Enam jenazah korban banjir Sumbar teridentifikasi melalui uji DNA Polri.
-
Satu makam dibongkar dipindahkan keluarga, lima jenazah tetap dimakamkan setempat.
-
Total 221 korban teridentifikasi, 28 jenazah masih menunggu hasil DNA.
SuaraSumbar.id - Jenazah korban banjir bandang di Sumatera Barat (Sumbar) yang sudah dimakamkan akhirnya teridentifikasi melalui uji sampel DNA. Hasil uji sampel yang dilakukan di laboratorium Pusdokkes Polri keluar pada Sabtu (20/12/2025).
Sebelumnya, ada 26 jenazah yang belum teridentifikasi tapi sudah dimakamkan di TPU Bungus Teluk Kabung dan TPU di Kabupaten Agam.
"Sabtu kemarin sudah ada hasil enam jenazah teridentifikasi. Tiga jenazah di TPU Agam, tiga di TPU Bungus Teluk Kabung," ujar Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, Selasa (23/12/2025).
Solihin mengatakan sesuai kesepakatan keluarga, satu jenazah dibongkar karena akan dipindahkan pemakaman ke kampung halaman di Kabupaten Tanah Datar.
"Untuk lima jenazah lainnya tetap di TPU masing-masing, sesuai keinginan keluarga. Jadi hanya ganti batu nisan aja," kata dia.
Identitas enam jenazah yang telah dimakamkan dan kemudian teridentifikasi di antaranya empat laki-laki: bernama Simon Oscarmon, Tio Alamsyah, Karim, Rudi Afriko Putra.
Selanjutnya dua jenazah lagi adalah perempuan yakni Lydia Lestari dan Okta Nadifa.
Solihin menyebutkan, jenazah yang dibongkar dan makamnya dipindahkan ke Kabupaten Tanah Datar bernama Tio Alamsyah, seorang anak berusia tujuh tahun.
"Untuk dua jenazah tetap di TPU Bungus Teluk Kabung, dan tiga jenazah tetap di TPU di Kabupaten Agam. Hanya satu yang dibawa ke kampung halaman," ucapnya.
Sementara itu, Plt Kabid Dokkes Polda Sumbar, AKBP dr. Faizal menambahkan, secara keseluruhan total korban yang telah diidentifikasi 221 orang. Sedangkan 28 jenazah masih menungga hasil DNA untuk dicocokkan dengan sampel pembanding.
"28 jenazah ini terdiri dari 12 laki-laki, sembilan perempuan. Untuk tujuh lagi berupa potongan tubuh," jelas Faisal.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
-
PLTA Batang Toru Kembali Digenjot, Proyek yang Sempat Dihentikan Gegara Dugaan Picu Banjir Bandang
-
Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat
-
Texas Banjir Besar Jelang Final Piala Dunia 2026, 2 Orang Tewas
-
Kemensos Salurkan Bantuan Isian Rumah hingga Jaminan Hidup bagi Korban Bencana di Sumatra
-
Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia
-
HUT ke-81 RI, Bendera Raksasa Berkibar di Tebing Lembah Harau Sumbar
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Di Tengah Gempa Bumi Flores, BRI Jaga Layanan Perbankan dan Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir
-
BRI KKB Expo 2026, Kesempatan Baru Miliki Mobil Impian