-
Data terbaru ungkap 234 meninggal dan 95 korban masih hilang.
-
Total terdampak capai 256 ribu jiwa di 16 wilayah.
-
Kabupaten Agam catat korban tertinggi dari seluruh daerah terdampak.
SuaraSumbar.id - Jumlah korban tewas terdampak bencana hidrometeorologi yang menerjang 16 kabupaten dan kota di Sumatera Barat (Sumbar), terus bertambah. Kabupaten Agam menjadi daerah terparah dengan korban jiwa terbanyak.
Hingga Senin (8/12/2025) malam mengungkapkan bahwa jumlah total warga terdampak banjir, banjir bandang dan tanah longsor, mencapai 256.881 orang.
Dari angka tersebut, 24.049 orang hingga kini masih mengungsi, 113 mengalami luka-luka, 95 orang dinyatakan hilang, dan 234 orang meninggal dunia.
“Data tersebut bersumber dari laporan resmi kabupaten/kota terdampak dan masih bersifat sementara. Total 50 kecamatan terdampak bencana," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi.
Berikut daftar wilayah terdampak:
- Kota Pariaman: 7.662 terdampak; nihil luka, hilang, meninggal.
- Kota Payakumbuh: terdampak banjir; nihil korban.
- Kota Bukittinggi: 68 terdampak; 3 hilang; tanpa korban luka dan meninggal.
- Kota Padang Panjang: 359 terdampak; 4 luka; 32 hilang; meninggal 17.
- Kota Solok: 9.375 terdampak; nihil korban.
- Kota Padang: 27.153 terdampak; 1.764 mengungsi; 2 luka; 11 meninggal.
- Pasaman Barat: 59.959 terdampak; 4.789 mengungsi; 1 luka; 3 hilang; 4 meninggal.
- Solok Selatan: 312 terdampak; nihil korban.
- Kep. Mentawai: 7.170 terdampak; nihil korban.
- Kab. Pasaman: terdampak banjir; nihil korban.
- Limapuluh Kota: 1.388 terdampak; 554 mengungsi; nihil korban.
- Agam: hampir seluruh wilayah terdampak; 5.277 mengungsi; 151 meninggal; 55 hilang.
- Padang Pariaman: 33.597 terdampak; 1.634 mengungsi; 6 luka; 1 hilang; 21 meninggal.
- Tanah Datar: 6.129 terdampak; 6.137 mengungsi; 4 luka; nihil hilang dan meninggal.
- Kab. Solok: 34.946 terdampak; 1.194 mengungsi; 96 luka; nihil hilang & meninggal.
- Pesisir Selatan: 67.875 terdampak; 2.700 mengungsi; 1 hilang; nihil luka & meninggal.
Dari seluruh daerah tersebut, tercatat tiga wilayah tanpa korban luka, hilang, ataupun meninggal, yaitu Kota Payakumbuh, Kabupaten Pasaman, dan Kabupaten Limapuluh Kota. Sementara Kabupaten Agam mencatat jumlah korban tertinggi.
“Korban terbanyak terdapat di Kabupaten Agam," katanya.
Ia menambahkan bahwa beberapa warga Agam kembali mengungsi setelah hujan intensitas sedang kembali turun.
Masyarakat juga dapat mengakses perkembangan terbaru bencana melalui website resmi yang telah disediakan pemerintah. “Data terbuka untuk umum dan akan diperbaharui petugas dua kali sehari,” jelasnya.
Dengan pembaruan data ini, pemerintah memastikan alur informasi dan kebutuhan dana korban bencana Sumbar dapat ditangani secara terukur dan tepat sasaran.
Tag
Berita Terkait
-
Rumah Warga di Benhil Jakpus Hancur Gegara Tanah Longsor, Begini Penampakannya
-
Kondisi Bangunan Terdampak Longsor di Petamburan
-
Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya
-
Kemensos Salurkan Bantuan Isian Rumah hingga Jaminan Hidup bagi Korban Bencana di Sumatra
-
Dampak Gempa M 6,7 di Wilayah Sigi
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Ini Cara Mengetahui Rambut Rontok Membutuhkan Perawatan yang Lebih Sehat
-
BRI Bantu PMI Cirebon Bangun Usaha, Dari Purna Migran Jadi Pengusaha
-
5 Langkah Cegah Lonjakan Gula Darah di Pagi Hari, Penderita Diabetes Simak
-
Waspada! Dehidrasi hingga Hipertensi Bisa Picu Gagal Ginjal
-
Penyaluran Bantuan Jaminan Hidup Mencapai Rp11,06 Miliar