-
Demokrat lanjut salurkan bantuan hari ke-10 bagi korban Sumbar.
-
Posko Demokrat dirikan titik tanggap darurat di banyak daerah.
-
Bantuan disalurkan sesuai instruksi AHY untuk percepatan pemulihan.
SuaraSumbar.id - Memasuki hari ke-10, Posko Demokrat Peduli & Berbagi, kembali memberikan bantuan untuk warga yang terdampak banjir bandang di Sumatera Barat (Sumbar).
Distribusi bantuan dilakukan di empat kecamatan di Kabupaten Agam, yaitu Palembayan, Tanjung Mutiara, Maninjau, dan Malalak, yang diserahkan pada Sabtu (6/12/2025).
Pada penyaluran kali ini, Posko Demokrat Peduli & Berbagi menyalurkan bantuan berupa beras 40 Kg, Pop Mie 169 dus, Indomie 89 dus, susu 15 dus, biskuit 8 dus, air mineral 104 dus, teh botol 5 dus, gula 80 Kg, minyak goreng 20 dus, diapers 5 dus, pakaian kering 1 ball, sabun 111 bungkus, kopi bubuk 78 bungkus, teh kotak 26 kotak, dan shampo 49 renteng.
Penyaluran ini sejalan dengan instruksi Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), agar bantuan dilakukan setiap hari melalui jaringan posko di berbagai kabupaten/kota di Sumbar.
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menjelaskan bahwa sejak hari kedua bencana, Posko Demokrat Peduli & Berbagi telah bergerak menyalurkan dukungan awal.
“Posko didirikan di lokasi terdampak paling parah, yakni Kota Padang, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Tanah Datar,” ujarnya.
Demokrat juga mendirikan posko tambahan di sejumlah daerah lain, mulai dari Padang, Solok, Padang Pariaman, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Padang Panjang, Tanah Datar, hingga Pesisir Selatan, guna memaksimalkan penjangkauan bantuan.
Pada hari ketiga pascabencana, Demokrat Sumbar menggelar rapat konsolidasi untuk mengevaluasi penyebaran bantuan, menentukan rute penyaluran, serta mengidentifikasi lokasi warga yang membutuhkan penanganan cepat.
Dari evaluasi tersebut, hingga hari ke-10, total bantuan yang berhasil disalurkan ialah 2.250 paket sembako, 15.425 paket makanan siap saji, tiga ball pakaian, serta berbagai perlengkapan kebutuhan bayi.
Ketua DPD Demokrat Sumbar, Mulyadi, menegaskan bahwa langkah partai merupakan instruksi langsung AHY.
“Demokrat secara swadaya telah bergerak sejak hari pertama. Ini sesuai instruksi Ketum AHY, kader Demokrat diminta untuk turun langsung membantu masyarakat terdampak bencana,” ucapnya.
Senada dengan itu, Kepala BPPM DPP Partai Demokrat, Dina Lorenza, menjelaskan bahwa posko didirikan di tiap wilayah terdampak sejak hari kedua untuk mempercepat penyaluran.
“Sesuai arahan Ketum AHY, Partai Demokrat mengerahkan kader-kadernya untuk bergerak cepat dalam tanggap darurat. Ini baru tahap awal, dan bantuan terus dihimpun untuk warga Sumbar, Aceh, dan Sumut,” tuturnya.
Dengan penanganan yang terus berjalan hingga hari ke-10 ini, Posko Demokrat Peduli & Berbagi menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan dukungan untuk pemulihan masyarakat pascabencana banjir bandang Sumbar.
Berita Terkait
-
Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional
-
Tinjau Lokasi Terdampak, Gibran Minta Hal Ini jadi Prioritas Penanganan Banjir Bandang Solok
-
Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk
-
Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu
-
Demokrat Dukung Usulan Pemilu Dipisah: Tiket Pilpres Sebaiknya Hasil dari Pileg
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi