-
Polri evaluasi kebutuhan helikopter Sumbar untuk respons cepat penanganan bencana.
-
DVI percepat identifikasi korban dengan metode sidik jari dan DNA.
-
Polri selidiki dugaan pembalakan liar terkait kayu gelondongan hanyut.
“Kami telah mengirimkan 15 dokter spesialis DVI dari Mabes Polri. Mereka sudah ditempatkan di enam posko DVI di Sumbar, termasuk di Kabupaten Agam yang terdampak paling parah,” tuturnya.
Selain identifikasi korban, Polri juga menambah personel untuk menjaga keamanan di wilayah bencana yang tersebar di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumbar. Dedi menegaskan bahwa stabilitas kamtibmas di tengah kondisi darurat menjadi prioritas bersama.
“Untuk Aceh dan Medan kami menambah kekuatan, termasuk di Sumbar melalui patroli gabungan,” ujarnya.
Terkait distribusi logistik, Polri menilai jalur darat masih terkendala di sejumlah titik. Oleh karena itu, dukungan helikopter akan dimaksimalkan untuk pengiriman bantuan.
“Beberapa jalur darat sudah bisa ditembus, tetapi fokus distribusi logistik tetap melalui udara. Di Aceh sudah kami kirimkan helikopter, dan untuk Sumbar akan segera kami BKO-kan,” tutupnya.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Mantan Wakapolri Oegroseno Penuhi Klarifikasi Bareskrim soal Dugaan Korupsi Lahan Sepolwan
-
Rekam Jejak Mantan Wakapolri Oegroseno, Pernah Dicopot karena Lawan Arus
-
Eks Wakapolri Oegroseno Terseret Kasus Apa? Blak-blakan Merasa Dikriminalisasi Polri
-
Polri Buka Suara soal Dugaan Korupsi Hibah Lahan yang Libatkan Eks Wakapolri Oegroseno
-
Sempat Dijaga Ketat Brimob, Situasi Mabes Polri Kamis Malam Kini Terpantau Normal
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah
-
Banjir Terjang Kota Padang, 2.033 Warga Dievakuasi
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Jambi
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui