-
Dua laga tandang penentu nasib Semen Padang di Super League.
-
Dejan Antonic minta pemain tampil 150 persen demi hasil maksimal.
-
Persijap Jepara jadi lawan langsung di papan bawah klasemen mendesak.
SuaraSumbar.id - Semen Padang FC memasuki fase krusial usai jeda BRI Super League 2025/2026. Skuad Kabau Sirah harus segera bangkit agar tidak tersingkir dari Liga 1.
Pelatih Dejan Antonic menegaskan bahwa tim wajib mengusung misi Semen Padang bangkit demi menyelamatkan posisi dari jeratan zona degradasi. Tekanan besar ini muncul karena posisi klub masih berada di dasar klasemen sementara.
Pada kesempatan wawancara yang dikutip dari laman resmi I.League, Dejan mengatakan hasil positif menjadi harga mati agar misi Semen Padang bangkit benar-benar terwujud.
"Dua laga berikutnya adalah kunci untuk kita. Pertandingan lawan Persijap di Jepara akan berlangsung ketat karena sama-sama ada di papan bawah. Dua laga nanti anak-anak harus sampai 150 persen serius," tegas Dejan, Sabtu (15/11/2025).
Dua pertandingan yang dimaksud yakni menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-13, kemudian berlanjut menantang Persik Kediri pada pekan ke-14.
Kedua laga tersebut digelar tandang, sehingga tantangan semakin besar bagi Semen Padang. Namun, Dejan kembali menekankan bahwa dua partai ini bisa menjadi momentum Semen Padang bangkit sebelum kompetisi kembali jeda karena agenda SEA Games.
"Setelah dua laga nanti, akan libur satu bulan karena SEA Games. Dua laga ini kita harus pakai hati dan harus lebih fight. Kita harus ada keputusan yang terbaik untuk hasil yang terbaik," jelasnya.
Saat ini Semen Padang berada di posisi juru kunci klasemen sementara dengan torehan empat poin dari 11 pertandingan. Mereka berjarak lima poin dari batas aman, sehingga peluang untuk keluar dari zona merah masih terbuka bila mampu memanfaatkan dua laga krusial tersebut.
Semen Padang dijadwalkan kembali berlaga menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Kamis (20/11) pukul 15.30 WIB. Persijap sendiri berada di posisi 16 klasemen sementara dan hanya unggul empat poin, menjadikan duel ini sebagai partai hidup-mati bagi kedua tim.
Dengan berbagai tekanan tersebut, Semen Padang harus menjadikan dua laga ini sebagai momentum Semen Padang bangkit demi menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional. (Antara)
Berita Terkait
-
BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!
-
Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo
-
Semen Padang Jadi Korban Terakhir, Persija Kirim Ancaman untuk Borneo FC
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
-
Brand Finance Indonesia 100 2026 Tempatkan BRI di Peringkat Pertama Merek Paling Bernilai
-
Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan