- KPK tangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko terkait mutasi jabatan.
- Kekayaan Sugiri Sancoko tercatat mencapai Rp 6,35 miliar.
- Sugiri miliki sembilan tanah bangunan dan kendaraan mewah pribadi.
SuaraSumbar.id - Kekayaan Sugiri Sancoko kini menjadi sorotan publik setelah Bupati Ponorogo itu ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (7/11/2025). Penangkapan ini dilakukan di wilayah Kabupaten Ponorogo dan menyeret sejumlah pihak lain.
“Salah satu pihak yang diamankan Bupati Ponorogo,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menjelaskan bahwa OTT tersebut terkait dengan dugaan praktik suap dalam mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
“Mutasi dan promosi jabatan,” ucap Fitroh.
Namun di balik kasus yang menjeratnya, kekayaan Sugiri Sancoko ternyata mencapai angka fantastis. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di laman elhkpn.kpk.go.id, Sugiri tercatat memiliki total harta mencapai Rp 6.358.428.124 atau sekitar Rp 6,35 miliar.
Politikus PDIP itu terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 31 Maret 2025. Dalam laporan tersebut, Sugiri memiliki sembilan bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Surabaya, Boyolali, Sidoarjo, Pasuruan, dan Ponorogo, dengan nilai total mencapai Rp 5.782.050.000.
Selain harta tak bergerak, Sugiri Sancoko juga memiliki sejumlah kendaraan pribadi. Dalam LHKPN, ia tercatat mempunyai mobil Toyota Alphard 2006 senilai Rp 125 juta dan motor Vespa Primavera 2018 seharga Rp 28 juta. Total harta bergeraknya mencapai sekitar Rp 153 juta.
Tidak hanya itu, Sugiri juga melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp 218.937.095 serta kas dan setara kas sebesar Rp 204.441.029. Jika dijumlahkan, seluruh kekayaan Sugiri Sancoko mencapai Rp 6.358.428.124.
Kini publik menanti langkah KPK selanjutnya dalam mengusut dugaan kasus suap mutasi dan promosi jabatan tersebut. Penangkapan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menambah daftar panjang kepala daerah yang tersandung kasus korupsi.
Berita Terkait
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Daftar Mutasi Polri Mei 2026: Kapolda Sumbar Diganti, Berikut Sosok Penggantinya
-
Basarnas Terima Sinyal Darurat dari Pendaki Usai Gunung Dukono Malut Erupsi
-
Gunung Dukono Erupsi, 2 WNA Tewas
-
Serangan Udara Israel Tewaskan Putra Pemimpin Senior Hamas
-
Promo JSM Alfamart Hari Ini 8 Mei 2026, Diskon Minuman hingga Kebutuhan Dapur, Belanja Makin Hemat!