- Waspadai tautan palsu pendaftaran rumah gratis Program 3 Juta.
- Pemerintah tegaskan pendaftaran resmi tidak lewat media sosial.
- Tautan mencurigakan terindikasi modus phishing pencurian data pribadi.
SuaraSumbar.id - Tautan pendaftaran rumah gratis Program 3 Juta Rumah beredar di media sosial. Unggahan itu menyebutkan bahwa calon penerima tinggal klik dan isi data untuk mendapatkan rumah gratis.
Unggahan itu disebarkan akun Facebook @Info Terkini yang menyebutkan bahwa rumah gratis itu bisa diproses lewat formulir daring.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, tautan tersebut berisi formulir meminta pengisian nama lengkap sesuai KTP, serta nomor Telegram aktif, kemudian dilanjutkan dengan permintaan kode verifikasi untuk masuk ke akun Telegram. Aktivitas ini terindikasi kuat sebagai modus pencurian data atau phishing.
Padahal, menurut keterangan dari Maruarar Sirait selaku Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, mekanisme resmi untuk pengajuan di dalam kerangka Program 3 Juta Rumah maupun program sejenis tidak melalui tautan yang tersebar secara acak di media sosial. Pemerintah memiliki saluran resmi dan prosedur yang ditetapkan.
Kesimpulan
Klaim “tautan pendaftaran rumah gratis Program 3 Juta Rumah” termasuk kategori konten palsu (fabricated content) atau hoaks. Masyarakat perlu cek kebenaran melalui situs resmi dan kanal publikasi pemerintah.
Masyarakat disarankan untuk selalu memeriksa keabsahan tautan yang meminta data pribadi seperti KTP atau akun media sosial. Apabila ada persyaratan seperti verifikasi melalui Telegram atau WhatsApp yang tidak sesuai kanal resmi, sebaiknya tidak dilanjutkan.
Sebagai langkah antisipasi, berikut tips singkat yang dapat dilakukan:
- Pastikan tautan berasal dari situs resmi instansi pemerintah atau diumumkan melalui kanal resmi.
- Jangan mengisi data pribadi ke formulir yang muncul secara tiba-tiba di media sosial tanpa konfirmasi.
- Bila ada tawaran “rumah gratis Program 3 Juta Rumah” melalui cara cepat dan tidak melalui proses resmi, hendaknya ditolak atau dilaporkan.
Semoga informasi ini membantu masyarakat untuk tetap waspada dalam menghadapi penyebaran konten hoaks seputar tautan pendaftaran rumah gratis Program 3 Juta Rumah, dan tidak terjebak oleh modus yang dapat merugikan.
Berita Terkait
-
Dorong Program 3 Juta Rumah KPP, BRI Siap Penuhi Target 2026
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Viral Penipuan Berkedok 'Program Treasury BRI', Manajemen Minta Warga Waspada
-
'Itu Hoaks!' Pigai Tepis Isu Minta Warga Belanja Rp1 Juta di Koperasi Merah Putih
-
Kemenkeu Pastikan Klaim Program Baru Dana Hibah Menteri Keuangan Tidak Benar
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah
-
Banjir Terjang Kota Padang, 2.033 Warga Dievakuasi
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Jambi
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui