-
Pemerintah percepat pembangunan Flyover Sitinjau Lauik senilai Rp 2,7 triliun.
-
Proyek bertujuan kurangi kecelakaan dan percepat distribusi logistik Sumbar.
-
Kemenko IPK dan Pemprov Sumbar pastikan pengerjaan sesuai target.
SuaraSumbar.id - Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus mempercepat pembangunan Flyover Sitinjau Lauik yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Solok.
Proyek strategis nasional senilai Rp 2,793 triliun ini ditargetkan menjadi solusi atas tingginya risiko kecelakaan di jalur ekstrem tersebut.
Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) RI, Muhammad Rachmat Kaimuddin, mengatakan pihaknya meninjau langsung progres pembangunan Jalan Layang Sitinjau Lauik I di Padang untuk memastikan pengerjaannya berjalan sesuai rencana.
"Hari ini kami dari Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan meninjau progres pembangunan Jalan Layang Sitinjau Lauik I untuk memastikan pengerjaan proyek ini," ujar Rachmat, Senin (27/10/2052).
Ia menegaskan, pembangunan Flyover Sitinjau Lauik tergolong vital dan mendesak untuk segera diselesaikan. Kondisi jalan dengan belokan tajam, pendakian serta turunan ekstrem, dan sisi jalan yang bersebelahan langsung dengan jurang, menjadi ancaman serius bagi pengguna jalan, terutama kendaraan besar.
"Jadi, kondisi jalan ini terutama untuk kendaraan besar seperti truk sangat tidak aman atau cukup berbahaya," kata Rachmat.
Pembangunan proyek ini dilakukan melalui skema kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Pemerintah Provinsi Sumbar, serta PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL).
“Jika jalan layang ini selesai maka segmen jalannya lebih landai dan putarannya lebih aman bagi kendaraan,” ujarnya.
Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, proyek Flyover Sitinjau Lauik juga diharapkan mempercepat arus logistik dan distribusi hasil bumi dari Sumatera Barat ke provinsi tetangga.
Jalur ini selama ini dikenal rawan macet dan sering menjadi titik kecelakaan akibat kondisi medan yang ekstrem.
Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mempercepat proses administrasi dan teknis di lapangan.
"Saya sudah sampaikan kepada Wakil Menteri ATR/BPN persoalan di lapangan dan meminta bantuan kepada BPN Sumbar," ujar Mahyeldi.
Mahyeldi mengakui adanya keterlambatan pengerjaan proyek, namun menegaskan pemerintah daerah bersama kementerian terkait terus berupaya agar pembangunan Flyover Sitinjau Lauik dapat rampung sesuai target. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah
-
Mensesneg Nyatakan Kesiagaan Penuh Pascagempa Bumi NTT
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani
-
Sempat Mandeg Sejak 2019, Sertifikasi Tanah Warga Jakarta Butuh Dana Pemerintah Pusat
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat