-
Sumbar fokus atasi illegal mining, fishing, dan kelangkaan BBM.
-
Gubernur Mahyeldi tekankan kesejahteraan masyarakat dan penegakan hukum.
-
Forkopimda dan TNI dukung langkah strategis antisipasi masalah krusial.
SuaraSumbar.id - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa penanganan illegal mining, illegal fishing, dan kelangkaan BBM menjadi prioritas utama pemerintah provinsi.
Menurutnya, seluruh jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimda harus bergerak cepat menyusun langkah strategis menghadapi persoalan krusial ini.
“Semua harus bergerak. Kita susun langkah-langkahnya dengan jelas, ada tahapan dan tindak lanjutnya,” tegas Mahyeldi saat memimpin Focus Group Discussion (FGD) Forkopimda bertema Mengantisipasi Illegal Mining, Illegal Fishing, dan Kelangkaan BBM di Sumbar, Jumat (24/10/2025).
Gubernur menekankan dua aspek utama dalam penanganan masalah tersebut, yakni kesejahteraan masyarakat dan penegakan hukum.
“Kesejahteraan masyarakat dan penegakan hukum menjadi kunci dalam penanganan masalah ini,” ujarnya.
Dalam FGD, Mahyeldi menyoroti praktik illegal fishing yang masih marak menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan di wilayah perairan Sumbar.
Untuk meminimalisir praktik ini, Pemprov melalui Dinas Kelautan dan Perikanan terus mendorong edukasi kepada nelayan agar beralih ke alat tangkap ramah lingkungan.
“Kalau nelayan didukung dengan alat tangkap yang sesuai dan hasil tangkapannya pun layak, saya yakin mereka pasti memilih cara yang benar. Itulah yang sedang dan perlu terus kita upayakan bersama,” kata Mahyeldi.
Terkait kelangkaan BBM, Gubernur mengungkapkan konsumsi BBM di Sumbar termasuk yang tertinggi di Indonesia.
“Sudah ada tambahan kuota 70 ribu kiloliter, tapi itu pun bisa tidak cukup jika peruntukannya tidak kita awasi. Karena itu, pengawasan harus kita perketat agar penyaluran subsidi tepat sasaran,” jelasnya.
Mahyeldi juga menekankan peran aktif SPBU dalam menegakkan aturan pembatasan pembelian BBM bersubsidi maksimal 125 liter per kendaraan sesuai Surat Edaran yang diterbitkan.
“Kalau amanat Surat Edaran Gubernur itu dijalankan dengan baik, kelangkaan bisa kita tekan. Tapi kalau dibiarkan, pasokan bisa habis sebelum akhir tahun,” kata Mahyeldi.
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menekankan pentingnya rencana strategis jangka panjang agar penanganan illegal mining dan illegal fishing tidak berhenti di level diskusi. Sementara Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, menyatakan dukungan penuh kepada Pemprov Sumbar.
“TNI siap membantu langkah Gubernur. Alam Sumatera Barat ini indah dan subur, jangan sampai dirusak oleh aktivitas-aktivitas ilegal,” tegasnya.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap illegal mining, illegal fishing, dan kelangkaan BBM dapat diantisipasi secara tepat sasaran, menjaga sumber daya alam Sumbar sekaligus kesejahteraan masyarakat. (Antara)
Berita Terkait
-
Krisis Pendangkalan Sungai Kapuas, Pemerintah Akali Jalur Distribusi BBM di Kalbar
-
Urgensi Tata Kelola Energi: Mengurai Akar Masalah Kelangkaan BBM yang Lumpuhkan Bali
-
Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya
-
BBM Langka di SPBU Bali, Gubernur Koster Pasang Badan Jamin Sektor Pariwisata Tetap Aman
-
Viral Bule Ketawa Getir saat Tau Bensin Eceran di Bali Tembus Rp 200 Ribu, Ini Dalih Pertamina
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi