- Kemenkeu pastikan isu teror istri Menkeu Purbaya hoaks.
- Unggahan video paket darah segar bersumber dari informasi palsu.
- Mafindo temukan klaim teror istri Menkeu Purbaya tidak benar.
SuaraSumbar.id - Unggahan video istri Purbaya diteror paket berisi darah segar ramai diperbincangkan di media sosial usai dibagikan akun Threads “neneng_kulsum” pada Senin (13/10/2025) lalu.
Video itu menampilkan narasi yang mengklaim bahwa istri Menteri Keuangan Purbaya menerima kiriman misterius berupa sekantung darah segar tanpa identitas pengirim. Berikut narasinya:
“Beberapa hari yang lalu istri Menkeu Purbaya mendapatkan kiriman paket dari kurir. alamat pengirim tanpa alamat. dan isinya mengejutkan, sekantung darah segar.”
Narasi itu bahkan disertai kutipan yang disebut berasal dari Menkeu Purbaya, “Hadapi saya jangan sentuh keluarga saya. Saya tahu ini adalah kalian para mafia-mafia laknat… jangan anda berani di balik layar. Saya selalu di hadapan anda untuk melawan anda.”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim Cek Fakta, klaim istri Menkeu Purbaya diteror paket darah segara adalah informasi yang tidak benar.
Tim Cek Fakta menelusuri kata kunci “istri Menkeu Purbaya diteror melalui paket” melalui mesin pencarian Google dan menemukan klarifikasi resmi dari laman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian Keuangan (e-ppid.kemenkeu.go.id).
Dalam laman resmi tersebut, Kemenkeu menegaskan bahwa unggahan yang menyebut istri Menkeu Purbaya diteror paket berisi darah segar merupakan hoaks. Artikel klarifikasi itu berjudul “[HOAKS] VIDEO: Istri Menkeu Purbaya diteror dengan kiriman paket: sekantong darah segar.”
PPID Kemenkeu menjelaskan, “Tidak terdapat pernyataan apapun baik dari Menkeu Purbaya maupun istri secara langsung, melainkan hanya berbentuk tulisan yang sumbernya tidak jelas,” tulis Kemenkeu pada Kamis (16/10/2025).
Kesimpulan
Unggahan yang menarasikan istri Menkeu Purbaya diteror paket berisi darah segar dapat dipastikan palsu atau berita hoaks. Konten tersebut termasuk dalam kategori impostor content atau konten palsu yang menggunakan nama atau jabatan seseorang untuk menyebarkan informasi tidak benar.
Kemenkeu mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak memiliki sumber kredibel dan selalu melakukan cek fakta istri Menkeu Purbaya diteror paket darah segar sebelum membagikan di media sosial.
Berita Terkait
-
Hoaks Kesehatan di Sosmed hingga AI Jadi Rujukan Konsultasi, Ini Pandangan RS Pelni
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo
-
Menkeu Pubaya Bongkar Alasan Nilai Tukar Rupiah Anjlok Parah
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Tips Aman Traveling Saat Hamil, Dokter Bagikan Hal Penting yang Harus Diperhatikan
-
Waspada! Merokok Sesekali Tetap Berbahaya dan Bisa Picu Penyakit Serius
-
Kenapa Baru Saja Makan Tapi Cepat Lapar Lagi? Bisa Jadi Tanda Kesehatan Bermasalah
-
5 Warung Kopi Legendaris di Padang, Surga Pecinta Kopi Tradisional yang Wajib Dicoba
-
Bertentangan dengan Norma Agama dan Nilai Sosial, 252 Miras di Pesisir Selatan Dimusnahkan