-
Kemenkes bantah isu pembagian kondom gratis untuk mahasiswa.
-
Unggahan viral bagi-bagi kondom di Instagram terbukti hoaks dan menyesatkan publik.
-
Kemenkes imbau masyarakat verifikasi informasi melalui sumber resmi.
SuaraSumbar.id - Isu pembagian kondom gratis untuk mahasiswa oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) ramai diperbincangkan di media sosial.
Klaim tersebut beredar usai sebuah akun Instagram mengunggah narasi bahwa Kemenkes akan menyalurkan alat kontrasepsi gratis kepada mahasiswa semester empat ke atas.
Akun Instagram @jawi.news.network pada 20 September 2025 mengunggah postingan yang menyebutkan bahwa Kemenkes mendukung program pembagian kondom gratis untuk mahasiswa.
Dalam unggahannya disebutkan program tersebut bertujuan mencegah penyebaran penyakit menular serta meningkatkan kesadaran akan kesehatan reproduksi di kalangan muda.
“Kementerian Kesehatan dikabarkan tengah mendukung program distribusi kondom gratis bagi mahasiswa/i mulai semester 4 ke atas, dengan alasan mencegah penyebaran penyakit menular sekaligus meningkatkan kesadaran akan kesehatan reproduksi,” tulis akun tersebut.
Lantas, benarkah Kemenkes memiliki program bagi-bagi kondom untuk mahasiswa?
Hasil penelusuran tim Cek Fakta menemukan bahwa klaim tersebut tidak benar. Pencarian di Google dengan kata kunci “Kemenkes kondom gratis” tidak menemukan sumber resmi atau keterangan valid dari pemerintah. Sejumlah media kredibel pun memberitakan bahwa isu itu adalah hoaks.
Melalui akun Instagram resminya, @kemenkes_ri, Kemenkes menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Dalam unggahannya, Kemenkes menyampaikan:
“Belakangan beredar isu bahwa Kemenkes membagikan kondom gratis untuk mahasiswa. Faktanya, informasi tersebut tidak benar. Kemenkes RI tidak pernah memiliki program tersebut. Kondom dalam program kesehatan hanya digunakan untuk pencegahan HIV dan IMS pada kelompok berisiko tinggi seperti pekerja seks, pasangan ODHA, dan populasi kunci lainnya. Distribusi kondom gratis pun dilakukan secara terbatas melalui fasilitas kesehatan setelah pemeriksaan, atau lewat LSM dan komunitas pendamping.”
Kemenkes juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap kabar yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta untuk selalu memeriksa kebenaran informasi melalui situs resmi dan akun media sosial resmi Kemenkes RI.
Kesimpulan
Klaim bahwa Kemenkes membagikan kondom gratis untuk mahasiswa adalah berita hoaks. Tidak ada program resmi dari pemerintah terkait pembagian alat kontrasepsi untuk mahasiswa. Informasi tersebut tergolong misleading content atau konten menyesatkan.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Proker, Ini 8 Soft Skill Berharga yang Diam-Diam Terasah Saat KKN
-
Prosesi Wisuda Lama? Ini 9 Barang Kecil tapi Bermanfaat yang Wajib Dibawa
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Redefinisi Pengabdian: Dari Mahasiswa Kritis Menjadi Mahasiswa Konten
-
Purbaya Sentil Menkes Gegara Curhat ke DPR soal Pemblokiran Anggaran Rp 12,3 T di Kemenkeu
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah
-
Banjir Terjang Kota Padang, 2.033 Warga Dievakuasi
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Jambi