- Klaim Menkeu Purbaya diteror dan dijaga Provos TNI hoaks.
- Mafindo pastikan tak ada bukti penjagaan rumah Menkeu Purbaya.
- Provos TNI bertugas menindak anggota, bukan menjaga pejabat sipil.
SuaraSumbar.id - Kabar Menkeu Purbaya diteror dan rumahnya dijaga Provos TNI ramai dibicarakan di media sosial. Narasi itu pertama kali muncul dari akun Facebook “Arbaen Az Lumud” pada Minggu (12/10/2025).
Berikut narasi yang beredar:
“Provos kini jaga kediaman Menkeu Purbaya usai diteror. Jenderal Agus Subiyanto merespon cepat terkait teror yang dialami keluarga Menkeu Purbaya, pasalnya setelah Purbaya menjabat Menkeu baru dengan kinerja kejujurannya memberantas korupsi, kini Purbaya menjadi incaran para mafia yang mencoba mengancam keselamatan Menkeu dan keluarganya.”
Video yang menyertakan pernyataan “Purbaya: Terima kasih atas segala perhatian dan dukungan dari masyarakat, saya akan tetap maju tidak akan mundur untuk suatu kebenaran” itu menjadi viral. Per Rabu (15/10/2025), unggahan tersebut sudah mengumpulkan lebih dari 22.200 tanda suka dan 2.600 komentar.
Namun, hasil pemeriksaan dari Tim Cek Fakta TurnBackHoax menunjukkan bahwa klaim Menkeu Purbaya diteror dan dijaga Provos TNI tidak terbukti.
Tim melakukan penelusuran dengan kata kunci “Provos TNI jaga rumah Menkeu Purbaya” di mesin pencarian Google dan menemukan bahwa informasi yang beredar tidak memiliki dasar dari sumber kredibel.
Pencarian hanya mengarahkan pada dua berita berbeda, yakni laporan kompas.tv berjudul “TNI Berjaga! Begini Kondisi Rumah Sri Mulyani Pasca Digeruduk Massa” yang tayang Minggu (31/8/2025), serta berita tribunnews.com berjudul “Jadi Idola Baru, Menkeu Purbaya Mendadak Dapat Teror Santet, Sang Anak Bongkar Sosok Pelakunya” yang tayang Senin (13/10/2025).
Dalam laporan tribunnews.com, disebutkan bahwa keluarga Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memang sempat dikabarkan mengalami teror mistis berupa santet, yang diungkap oleh putranya, Yudo Sadewa, melalui akun Instagram pribadinya. Namun, tidak ada keterangan resmi yang menyebutkan adanya penjagaan dari Provos TNI di rumah sang menteri.
Sementara itu, menurut artikel sindonews.com berjudul “Inilah Fungsi dan Tugas Provos TNI” (5/10/2022), disebutkan bahwa Provos TNI bertugas menindak anggota TNI yang melakukan pelanggaran ringan, bukan menjaga pejabat sipil.
Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa unggahan berisi klaim Menkeu Purbaya diteror dan rumahnya dijaga Provos TNI adalah konten palsu atau berita hoaksi.
Berita Terkait
-
Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi
-
Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI
-
Jejak Kontroversi Willie Salim: dari Rendang Hilang, Giveaway Settingan hingga Viral di Bundaran HI
-
Kiky Saputri Ngenyek Rakyat Jelata dari Jet Pribadi Viral Lagi, Windah Basudara Serukan Rumbling
-
Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla