- Video Megawati ngamuk soal KPK terbukti hoaks dan menyesatkan.
- Asal video dari pidato Megawati di acara PDIP 2024.
- Tidak ada bukti Megawati diperiksa atau jadi target KPK.
SuaraSumbar.id - Sebuah unggahan video bernarasi Megawati Soekarnoputri ngamuk karena dijadikan target pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beredar luas di media sosial.
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook “Andi Kajang” pada Rabu (1/10/2025) dan menampilkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, tengah berbicara dengan nada tegas.
Berikut narasi yang beredar:
“KALIAN MENCARI MAU MENJADIKAN SAYA TARGET SAYA LAWAN. SAYA SUKA PIKIR DEH ORANG YANG TEGA MELAKUKAN TSM TUH ORANG PENGECUT TAHU NGGAK.”
Unggahan itu juga disertai takarir, “Ibu Megawati ngamuk karena dijadikan target pemeriksaan KPK, siap melawan tuduhan yang tidak benar.”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Dari hasil pemeriksaan tim Cek Fakta TurnBackHoax melalui Google Lens, video tersebut berasal dari kanal YouTube Metro TV dengan judul “BREAKING NEWS – Membara! Megawati Sindir Pemimpin Pengecut: Jangan Jadikan Saya Target!” yang tayang pada Senin (26/8/2024).
Dalam video asli, Megawati bukan sedang menanggapi pemeriksaan KPK, melainkan tengah berpidato di acara pengumuman bakal calon kepala daerah dari PDI Perjuangan.
Dalam pidatonya, Megawati menegaskan pentingnya pemimpin memiliki sikap kewarganegaraan dan menghindari praktik curang secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).
TurnBackHoax juga menelusuri dengan kata kunci “Megawati jadi target KPK” di Google. Hasil pencarian mengarah ke pemberitaan Merdeka.com berjudul “Megawati Sedih Lihat KPK Sekarang: Saya Merasa Aneh, Masa Urusan Begini Saja Presiden Harus Turun Tangan,” yang tayang pada Sabtu (2/8/2025).
Dalam berita tersebut, Megawati memang menyinggung soal KPK, namun konteksnya berbeda. Ia menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi lembaga antikorupsi itu, bukan karena dirinya diperiksa.
“Saya merasa aneh loh, masa urusan begini saja Presiden harus turun tangan. Coba pikirkan,” ujar Megawati dalam Kongres ke-6 PDI-P.
Tidak ada bukti valid yang mendukung klaim bahwa Megawati Soekarnoputri sedang dijadikan target pemeriksaan KPK. Video yang beredar merupakan potongan pidato lama yang disalahartikan.
Kesimpulan
Unggahan yang menyebut Megawati ngamuk karena diperiksa KPK termasuk konten menyesatkan atau hoaks.
Berita Terkait
-
Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
KPK Curiga Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Pakai Nama Orang Lain Tanpa Hubungan Keluarga
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
Terkini
-
Sakelar Lampu Terasa Panas Saat Disentuh? Ini Tanda yang Harus Diwaspadai
-
Pakar Transportasi: Antrean BBM di Sumbar Dipicu Hambatan Distribusi Akibat Gangguan Infrastruktur
-
15 Karya Budaya Sumbar Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda
-
Pariwisata Sumbar Menggeliat, Kunjungan Wisatawan Mancanegara Naik 34,68 Persen
-
BRI KKB Expo 2026 Tawarkan Promo Kredit Mobil dan Bonus BRIZZI Rp500 Ribu