- Klaim ojol dilarang isi Pertalite ternyata hoaks resmi ESDM.
- Pertalite tetap boleh digunakan dan tidak ada aturan khusus ojol.
- Masyarakat diimbau cek informasi resmi Kementerian ESDM sebelum percaya.
SuaraSumbar.id - Beredar dan viral di media sosail (medsos) yang menarasikan ojek online (ojol) dilarang mengisi BBM Pertalite dan wajib menggunakan Pertamax.
Narasi ini juga menambahkan aturan lain, seperti larangan membeli bensin eceran Pertalite, pembatasan pengisian BBM harian, dan kendaraan dengan pajak mati tidak bisa mengisi BBM di SPBU Pertamina.
Berikut narasi yang beredar:
“Beberapa Peraturan Dari Mentri esdm BAHLUL...
Tidak boleh ecer pertalite
Tidak boleh ngisi BBM Tiap hari
Kendaraan Mati Pajak Tidak bisa isi BBM di SPBU
Ojol Tidak boleh isi pertalite (Harus Pertamax)”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa tidak ada aturan yang melarang pengemudi ojek online mengisi BBM Pertalite.
Dikutip dari Antara, Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menjelaskan bahwa saat ini tidak ada kebijakan apa pun terkait pengaturan penggunaan BBM jenis Pertalite bagi pengemudi ojek online atau ojol.
Pernyataan resmi ini menegaskan bahwa masyarakat sebaiknya merujuk pada sumber informasi resmi Kementerian ESDM, agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait aturan bahan bakar minyak. Praktik pengisian Pertalite oleh ojek online tetap sah dan tidak dikenai batasan apapun.
Faktanya, Pertalite masih menjadi pilihan utama bagi banyak pengemudi ojol karena harga yang lebih terjangkau dibandingkan Pertamax.
Berdasarkan data terbaru Pertamina per September 2025, konsumsi Pertalite masih dominan di kalangan transportasi daring, sementara Pertamax digunakan lebih banyak oleh kendaraan pribadi dengan kapasitas mesin besar.
Seiring isu hoaks terkait BBM beredar, masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi melalui situs resmi Kementerian ESDM atau akun media sosial resmi Pertamina. Dengan begitu, pengguna layanan transportasi daring tetap bisa menggunakan BBM Pertalite tanpa khawatir melanggar aturan.
Kesimpulan
Klaim bahwa ojol dilarang mengisi BBM Pertalite adalah berita hoaks. Pertalite tetap dapat digunakan oleh pengemudi ojek online, dan Pertamax bukanlah kewajiban.
Berita Terkait
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi
-
Shell Indonesia Tunjuk Andri Pratiwa Jadi Presiden Direktur Baru di Tengah Kelangkaan BBM
-
Malaysia di Ambang Krisis BBM
-
Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk
-
5 Ton Ikan Mati Massal di Danau Maninjau, Petani KJA Rugi Rp125 Juta
-
BMKG Pasang Alat Canggih di Padang-Pariaman, Pelayaran Makin Aman
-
Kosmetik Ilegal Dijual Rp35 Ribu di Marketplace Terbongkar, 3 Orang Ditangkap
-
Di Balik Keindahan Sitinjau Lauik, Ada Jalur Ekstrem yang Mematikan