-
Penderita asam lambung tetap bisa minum kopi arabika aman.
-
Hindari minum kopi saat perut kosong untuk cegah gejala.
-
Batasi kafein dan pilih campuran ramah lambung untuk kesehatan.
SuaraSumbar.id - Bagi banyak pencinta kopi, kabar baik datang bagi yang menderita asam lambung. Mereka tetap boleh minum kopi selama memilih jenis yang tepat dan mengikuti aturan konsumsi yang bijak.
Menurut Ade Herlambang, staf Penelitian dan Pengembangan Minuman Excelso, "Untuk teman-teman yang memiliki asam lambung, lebih baik konsumsi arabika. Walaupun asam, tapi kadar kafeinnya cukup rendah," katanya, Rabu (24/9/2025).
Dalam pernyataan itu, Ade menekankan bahwa penderita asam lambung harus sangat memperhatikan kadar kafein dari biji kopi, karena konsumsi kafein tinggi berisiko memperburuk gejala penyakit.
Kopi jenis robusta, misalnya, diketahui memiliki tingkat kafein lebih tinggi dibanding arabika yang umumnya lebih ramah bagi lambung.
Ahli dari Excelso juga menerangkan bahwa kopi tidak sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong, sebab hal itu bisa memicu lonjakan asam lambung. Sebaiknya, kopi dijajal setelah sarapan atau sekali makan ringan.
Adapun batas konsumsi yang direkomendasikan adalah satu cangkir kecil per hari agar lambung tetap nyaman.
“Sebaiknya hindari malam, selain tidak baik untuk lambung juga bisa memengaruhi jam tidur,” ujar Ade.
Tak hanya jenis dan waktu konsumsi yang perlu diperhatikan, campuran pada kopi juga penting. Penggunaan gula berlebihan atau susu tinggi lemak bisa membebani kerja lambung dan memicu iritasi.
Sebagai alternatif, kopi dapat dicampur dengan susu rendah lemak, oat milk, atau almond milk yang lebih ringan bagi sistem pencernaan.
Meski begitu, studi ilmiah memperingatkan agar tidak terlena: sebuah penelitian pada tikus menunjukkan bahwa pada dosis tinggi, ekstrak kopi arabika bisa menyebabkan perubahan histopatologi di lambung yang menyerupai kerusakan akibat obat aspirin.
Sementara itu, penelitian mahasiswa di Indonesia juga menemukan hubungan antara konsumsi kopi dan kejadian GERD (gastroesophageal reflux disease), yang terkait dengan penurunan fungsi sfingter esofagus dan naiknya asam ke kerongkongan.
Untuk memperkaya referensi pembaca, berbagai artikel kesehatan menyebutkan bahwa kandungan asam klorogenat dan kafein pada kopi arabika cenderung lebih rendah dibanding robusta, sehingga dianggap lebih aman bagi penderita asam lambung.
Namun, tetap diperlukan kehati-hatian dalam metode seduh, dosis, dan kebiasaan konsumsi agar kopi tetap dinikmati tanpa merugikan lambung.
Dengan memperhatikan jenis kopi, waktu konsumsi, dan batas yang bijak, penderita asam lambung tidak perlu melepas kopi sama sekali, asalkan memilih arabika sebagai teman minum harian. (Antara)
Berita Terkait
-
Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global
-
Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi
-
Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?
-
Prabowo Pamer Diminta Jadi Brand Ambassador Kopi: Biar Dapat Suplai Terus!
-
Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Dituduh Lecehkan Polwan, Kuasa Hukum AKBP F Ungkap Sejumlah Kejanggalan
-
Kehilangan Kendali Saat Mendahului, Mahasiswa Asal Pekanbaru Tewas di Lima Puluh Kota
-
Dibantu Warga, Kemenhut Berhasil Tangkap Harimau Sumatera Dekat Sekolah di Agam
-
Maknai Kemerdekaan, Danantara melalui BRILink Agen Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok Negeri
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan