SuaraSumbar.id - Video Ahok muncul sebelum Sri Mulyani dicopot.
Video berasal dari siniar 28 Agustus 2025.
Klaim kritik setelah pencopotan menyesatkan.
Sebuah video di Instagram menampilkan politikus PDIP, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), sedang mengkritik Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan dikaitkan dengan pencopotan Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan.
Dalam potongan pernyataannya, Ahok menyebut pengelolaan APBN tidak boleh hanya “memalak rakyat” lewat pajak.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim CEK FAKTA, video tersebut bukan dibuat setelah pencopotan Sri Mulyani. Video itu berasal dari siniar bertema keuangan di kanal YouTube Big Alpha, tayang pada 28 Agustus 2025.
Adapun reshuffle kabinet yang mengganti Sri Mulyani dengan Purbaya Yudhi Sadewa baru terjadi pada 8 September 2025.
Dalam siniar tersebut, Ahok menjelaskan pengelolaan negara idealnya seperti perusahaan yang baik, dengan efisiensi dan optimalisasi anggaran.
Menurutnya, Kemenkeu tidak cukup hanya mengandalkan kenaikan pajak, melainkan harus mampu meningkatkan nilai dari pengelolaan APBN.
Pernyataan Ahok dalam siniar:
“Dia mengelola anggaran APBN ya sama, bukan malakin rakyat, pajak apa, kurang pajak apa, itu mah tugas kasir, Bos. Kalau Kementerian Keuangan cuma bisa begitu, enggak usah sekolah. Nenek gua juga bisa kalau begitu.”
Konteks Reshuffle Kabinet
Presiden Prabowo melakukan reshuffle kabinet lewat Keppres Nomor 86 Tahun 2025, mengganti empat menteri, termasuk Sri Mulyani. Ia menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan yang baru.
Meski sebelumnya beredar kabar Sri Mulyani ingin mundur setelah rumahnya dijarah massa pada 31 Agustus, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan perombakan itu adalah hak prerogatif presiden, bukan karena pengunduran diri atau pencopotan paksa.
Berita Terkait
-
Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah
-
Banjir Terjang Kota Padang, 2.033 Warga Dievakuasi
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Jambi
-
Manfaat Timun untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui