SuaraSumbar.id - Pengurus Besar Matahari Pagi Indonesia (PB MPI) resmi melantik Pengurus Wilayah (PW) MPI Sumatera Barat (Sumbar) periode 2025-2030 di Kota Padang, Sabtu (30/8/2025).
Dalam kepengurusan ini, Muhayatul dipercaya menjadi Ketua PW MPI Sumbar, sementara Firman Arif dari Partai Demokrat menjabat sebagai Sekretaris, dan Gun Sugianto dari Partai Gerindra sebagai Bendahara.
Muhayatul, yang juga Anggota DPRD Sumbar sekaligus Sekretaris PAN Sumbar, menegaskan bahwa Matahari Pagi Indonesia hadir sebagai wadah persatuan seluruh elemen bangsa berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
“MPI Sumbar berkolaborasi semuanya. Ini demi Sumbar lebih baik. Kami juga sudah menyiapkan kepengurusan untuk seluruh kabupaten dan kota di Sumbar,” ujarnya.
Ia menyebut kepengurusan MPI akan segera hadir di Padang Pariaman, Kota Pariaman, Agam, Limapuluh Kota, Pasaman Barat, Solok Selatan, Kabupaten Solok, Tanah Datar, Sijunjung, Sawahlunto, Dharmasraya, Pesisir Selatan, hingga Kepulauan Mentawai.
“Sumbar punya perjalanan panjang melahirkan tokoh bangsa. MPI menjadi ruang dialog dan kerja nyata agar Sumbar terus berkontribusi untuk Indonesia,” kata Muhayatul.
Mendukung visi Presiden Prabowo Subianto, Muhayatul menegaskan bahwa MPI Sumbar siap mendorong pengembangan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045 melalui berbagai pelatihan dan program sosial.
"MPI adalah rumah kebersamaan yang akan memberikan kontribusi nyata bagi Sumbar dan Indonesia,” katanya.
Dewan Penasihat MPI Sumbar, Yuni Daru Winarsih, yang juga Kejati Sumbar, menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial.
“Pengurus dituntut kinerja dan pemikiran nyata untuk membangun Sumbar. Saat ini Sumbar darurat narkotika dan berada di peringkat teratas dalam kasus LGBT. Ini harus menjadi motivasi untuk bergerak melakukan pencegahan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan PB MPI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan MPI awalnya merupakan gerakan politik yang dibentuk untuk mendukung Prabowo-Gibran pada Pilpres.
Namun kini, organisasi tersebut bertransformasi menjadi gerakan sosial yang menghimpun kelompok lintas agama dan ormas Islam.
“Semangat kolaborasi ini adalah semangat yang diusung Presiden Prabowo,” tegas Dahnil.
Menurut Dahnil, PW MPI Sumbar menjadi kepengurusan ke-34 yang diresmikan PB MPI. Rencananya, pengurus di tingkat kabupaten dan kota akan segera dikukuhkan untuk memperkuat jaringan gerakan sosial di seluruh Sumbar.
Akadk
Tag
Berita Terkait
-
Kado Kemerdekaan dari Alam, Anak Gajah Sumatera Lahir di Sumsel
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Hashim Kukuhkan 20 Ormas Baru, Gugun El: Bisa Jadi Alat Propaganda dan Alat Politik Pemecah Belah
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik
-
Ketika Ruang Belajar Berubah Menjadi Tempat Kekerasan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
IHR Merdeka Cup dan Sarga Festival Hadir di Sumatera Barat, Rayakan Semangat HUT ke-81 RI
-
WN India Ditangkap Polda Sumbar, Jual Emas dari Tambang Emas Ilegal ke Malaysia
-
BRI Borong Enam Penghargaan di Asia's Best Companies dan Finance Asia Awards 2026
-
Truk Rem Blong Kecelakaan di Silaing Bawah, Satu Korban Terjepit
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas untuk Optimalkan Kekayaan Nasional