Riki Chandra
Jum'at, 29 Agustus 2025 | 19:39 WIB
Demo di Polda Sumbar. [Suara.com/ Saptra S]

SuaraSumbar.id - Massa demo di depan Mapolda Sumatera Barat (Sumbar) di Kota Padang masih bertahan hingga Jumat (29/8/2025) malam. Mereka tetap melakukan aksinya, meskipun sempat diguyur hujan.

Hingga pukul 19.25 WIB, massa tetap bersikeras ingin bertemu dengan Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta. Bahkan mereka mulai membakar ban.

Aksi massa ini buntut tewasnya seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21) oleh kendaraan taktis milik Brimob saat demonstrasi ricuh di Jakarta.

Sebelumnya, suasana aksi sempat memanas, pagar Mapolda Sumbar digedor massa. Pelemparan air mineral juga dilakukan massa, karena tidak kunjung ditemui oleh Kapolda Sumbar.

Pantauan SuaraSumbar.id, akses Jalan Sudirman di Kota Padang masih ditutup. Arus lalu lintas dialihkan, karena massa memenuhi jalan.

Belum ada keterangan kepolisian, begitupun tentang keberadaan Kapolda Sumbar. Massa juga terus menyoraki dengan kata "pembunuh" kepada polisi.

"Pembunuh... Pembunuh... Pembunuh...buka pagarnya," sorak massa.

Mahasiswa ini juga membawa spanduk dengan berbagai tulisan. Tulisan itu di antaranya: "Polisi tidak adil pelindung atau pelindas, klakson panjang tanda ikut berduka #polisimusuh masyarakat.

Kontributor: Saptra S

Load More