Inovasi ini tidak lepas dari peran Ima, sapaan akrab Siti Muslimah, yang bergabung dengan SRIN pada tahun lalu. Ia berperan penting dalam memastikan kemampuan AI memahami dan merespons input pengguna secara kontekstual.
Bersama tim peneliti lainnya, Ima melakukan serangkaian studi lapangan untuk mengamati langsung cara masyarakat, baik di perkotaan maupun daerah pelosok, menggunakan bahasa Indonesia dalam berbagai situasi.
Ima mengungkapkan, inovasi yang relevan tidak selalu datang dari teknologi tercanggih. Sering kali, inovasi yang signifikan lahir dari kebiasaan sederhana yang dilakukan sehari-hari.
Maka dari itu, Ima bersama tim di SRIN konsisten meneliti perilaku konsumen sebelum mengembangkan solusi yang dibutuhkan dalam keseharian dan pekerjaan pengguna di Indonesia.
Dalam mengembangkan Galaxy AI Bahasa Indonesia, Ima dan tim menghadapi berbagai tantangan, seperti memahami nuansa budaya, ragam aksen, kosakata istilah dan konteks penuturan yang kompleks.
Tapi, semua itu mereka hadapi demi mendapatkan insight berharga agar Galaxy AI bisa lebih inklusif dan relevan bagi masyarakat Indonesia.
"Saya pun sangat bangga saat tahu bahwa hasil kerja kami digunakan oleh banyak orang di Indonesia, dan bahkan menjadi inspirasi untuk negara lain," ucap Ima.
Sejak peluncuran dukungan Bahasa Indonesia untuk Galaxy AI, Ima bersama enam rekan kerjanya di tim pengembangan Galaxy AI di SRIN terus menyempurnakan kemampuan bahasa ini agar semakin relevan dengan tutur Bahasa Indonesia terkini dan nyaman digunakan oleh masyarakat Indonesia.
Proses pengembangan dilakukan melalui berbagai skenario pengujian (test case) yang dirancang berdasarkan pola interaksi nyata pengguna Indonesia dengan Galaxy AI.
Selain Galaxy AI, SRIN juga mengembangkan Samsung Gift Indonesia, S-Lime, Samsung Pay, dan Salaam-aplikasi yang dirancang khusus untuk mendampingi umat muslim di Indonesia dalam beribadah.
Fitur-fitur di dalamnya meliputi Al-Qur'an digital, penentu arah kiblat, pengingat jadwal shalat, kumpulan hadis, doa harian, serta panduan haji dan umrah.
Cerita Inovasi Mutiara Terinspirasi Dari Kuliner Khas Indonesia
Sejalan dengan Alishia dan Ima, Mutiara Ramadhani, yang mengawali kariernya di Samsung Electronics Indonesia melalui program Management Trainee, juga terus menggali insight dari masyarakat dan pengguna produk elektronik rumah tangga di Indonesia.
Ia melakukannya melalui berbagai cara, mulai dari menganalisis percakapan di media sosial, melakukan survei mendalam, hingga berbicara langsung dengan konsumen.
Dari berbagai temuan tersebut, lahir inovasi Ungkep Compartment, sebuah ruang penyimpanan khusus di kulkas dengan teknologi soft freeze yang menjaga bahan makanan tetap dingin tanpa membekukannya.
Berita Terkait
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
-
Adu Spek Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A26 5G, Mending Ugrade atau Seri Lama?
-
Terungkap! Ini Teknologi Baru yang Bikin Layar Galaxy Z Fold 8 Makin Mulus
-
5 Produk Baru Samsung yang Diprediksi Meluncur di Galaxy Unpacked 2026
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen