SuaraSumbar.id - Sepanjang tahun 2025, pelanggaran lalu lintas oleh anak di bawah umur di Sumatera Barat (Sumbar) mengalami peningkatan signifikan.
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar mencatat lonjakan kasus yang dilakukan oleh pengendara yang belum cukup umur, baik pengendara sepeda motor maupun mobil.
Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, mengatakan bahwa jumlah pelanggaran lalu lintas oleh pengendara motor di bawah umur melonjak 28 persen dibandingkan tahun lalu. Dari 396 kasus pada 2024, meningkat menjadi 553 kasus pada 2025.
"Ini sangat memprihatinkan. Mengemudi adalah tanggung jawab besar yang tidak seharusnya diberikan kepada anak-anak yang belum cukup umur dan tidak memiliki kompetensi berkendara," ujarnya, Senin (28/7/2025).
Tak hanya itu, pengemudi mobil di bawah umur juga menunjukkan tren serupa. Tahun 2025 tercatat ada 30 kasus, meningkat drastis 80 persen dari hanya 6 kasus di tahun sebelumnya. Kondisi ini dinilai berpotensi besar menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang fatal.
Meski terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 34 persen, dari 83 menjadi 62 kasus, serta korban jiwa yang juga turun dari 10 menjadi 8 orang, Ditlantas tetap menyoroti bahaya pelanggaran yang dilakukan oleh anak-anak di bawah umur.
"Dari sisi penegakan hukum, jumlah tilang manual naik 65 persen dari 2.506 menjadi 7.221 kasus. Penindakan melalui kamera ETLE juga meningkat 20 persen," tambahnya.
Jenis pelanggaran terbanyak didominasi oleh tidak menggunakan helm yang naik 47 persen, dan penggunaan ponsel saat berkendara yang melonjak hingga 77 persen. Hal ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran keselamatan berkendara di kalangan masyarakat.
Pelanggaran lalu lintas oleh anak-anak di bawah umur kini menjadi perhatian serius kepolisian. Ditlantas Polda Sumbar berencana memperluas kampanye keselamatan berkendara hingga ke tingkat SMP dan SMA. Sosialisasi akan difokuskan pada pembentukan karakter pengendara yang bertanggung jawab sejak dini.
"Kami akan terus melakukan patroli dan razia khusus terhadap pengendara di bawah umur, termasuk berkoordinasi dengan sekolah dan orang tua untuk mengedukasi mereka," katanya.
Polda Sumbar menegaskan akan tetap mengedepankan langkah preventif dan edukatif, namun tidak segan memberikan penindakan hukum bagi pelanggar yang membahayakan pengguna jalan lain.
“Kami ingin membangun kesadaran sejak dini bahwa berkendara itu bukan sekadar soal bisa, tapi soal siap dan bertanggung jawab,” tutup Kombes Reza.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora
-
Viral Pria Jomblo 38 Tahun Diduga Cabuli 3 Anak di Bawah Umur, Langsung Jadi Samsak Warga
-
Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Ditilang Polisi? Ini Aturan Hukum di Indonesia
-
Jefri Nichol Diduga Goda Cewek di Bawah Umur, Pembelaan Aming Disebut Blunder
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
PAD Kabupaten Agam Selama Enam Bulan Capai Rp92,08 Miliar
-
Obesitas Berisiko Alami Penyakit Ginjal pada Anak, Pola Makan Jadi Sorotan
-
Minuman Kafein Bisa Picu Migrain, Dokter Ungkap Pola Minum yang Aman
-
Jangan Sepelekan! Konsumsi Obat Pereda Nyeri Berlebihan Bisa Picu Sakit Kepala Berulang
-
3 Cara Ampuh Atasi Kantuk Setelah Makan Siang, Biar Tetap Fokus