SuaraSumbar.id - Polda Sumbar memperketat pengawasan di Tol Padang-Sicincin sepanjang 36 kilometer guna mengantisipasi pelanggaran lalu lintas, terutama kendaraan yang sengaja berhenti di jalan bebas hambatan tersebut.
Patroli masif dilakukan oleh Unit Patroli Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar untuk menjaga ketertiban dan keselamatan pengguna jalan.
“Unit Patroli Jalan Raya secara rutin akan melakukan patroli di jalan tol untuk mencegah pelanggaran, salah satunya pengendara yang sengaja berhenti di jalan tol,” ujar Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Polisi Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, Kamis (25/7/2025).
Kombes Reza mengatakan, pihaknya tak segan melakukan penindakan hukum berupa tilang jika mendapati pengendara melanggar aturan selama berkendara di jalan tol Padang-Sicincin.
“Teguran akan diberikan, dan jika perlu, penindakan hukum akan dijalankan,” tegasnya.
Selama masa uji coba hingga berbayar, satu unit Patroli Jalan Raya dengan tujuh personel telah disiagakan penuh di tol pertama di Sumatera Barat tersebut. Patroli akan dilakukan lebih intensif, terlebih sejak pengoperasian resmi jalan tol.
Petugas juga dibekali alat speed gun untuk memantau kecepatan kendaraan. Sesuai regulasi, batas kecepatan maksimal di Tol Padang-Sicincin adalah 80 kilometer per jam. Ini menjadi upaya preventif mencegah kecelakaan, yang menurut Reza, sebagian besar merupakan kecelakaan tunggal akibat faktor kendaraan atau kelalaian pengemudi.
Menanggapi isu minimnya rambu lalu lintas, Reza memastikan bahwa sebelum dioperasikan, jalan tol ini telah melalui Uji Laik Fungsi (ULF) dan mendapat Sertifikat Laik Fungsi Operasi (SLFO) dari Kementerian PUPR pada 30 April 2025.
“Artinya tol sudah layak dilalui, tinggal kesiapan kendaraan dan pengemudinya,” ujarnya.
Sementara itu, terkait tarif, berdasarkan SK Menteri PUPR No. 672/KPTS/M/2025, kendaraan golongan I dikenakan tarif Rp 50.500, golongan II dan III sebesar Rp75.500, serta golongan IV dan V sebesar Rp100.500. Tarif ini berlaku untuk perjalanan dari arah Padang ke Kapalo Hilalang maupun sebaliknya.
Kepala Regional Sumatera Bagian Tengah PT Hutama Karya (Persero), Bromo Waluko Utomo menambahkan bahwa penetapan tarif Tol Padang-Pekanbaru seksi Padang-Sicincin telah melalui kajian dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Kementerian PUPR.
Dengan pengawasan yang diperketat dan fasilitas yang memadai, Ditlantas Polda Sumbar berharap angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan tol bisa ditekan. Tol Padang-Sicincin diharapkan menjadi akses yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengendara. (Antara)
Berita Terkait
-
Jasa Marga Ubah Strategi Bisnis, Jalan Tol Tak Lagi Sekadar Infrastruktur
-
Viral Beton Bawah Tol Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya Di Sini
-
Massa Unjuk Rasa Masuk Tol Kedoya, Jasa Marga (JSMR) Buka Suara
-
Imbas Demo di DPR, Jasa Marga Imbau Hindari Ruas Tol Dalam Kota, Ini Pengalihan Rute Tol
-
21 Agustus, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir Simpang Ness/Pijoan Diberlakukan Tarif
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up