SuaraSumbar.id - Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana Samaloisa, mengungkapkan bahwa sejumlah korban dalam insiden kapal terbalik berhasil selamat setelah berenang ke daratan selama kurang lebih enam jam.
Ada tujuh orang yang selamat, setelah berenang ke daratan. Sementara 11 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
"Mereka berenang ke daratan bersama-sama, terpisah-pisah, dua di antaranya adalah operator boat. Operator boat ini yang memegang kompas," ujar Rinto dalam keterangan, Selasa (15/7/2025).
Rinto menjelaskan para korban berbagai tugas usai insiden tersebut. Ada yang tetap di kapal dalam kondisi terbalik, lalu ada yang berenang ke daratan.
"Saat korban berenang itu daratan sudah tidak terlihat. Cuaca sangat gelap. Perlahan-lahan mereka sampai ke daratan sekitar pukul 17.30 WIB bermodal kompas," ungkapnya.
Korban selamat sampai ke Dusun Mapinang, Pulau Siberut. Hal ini dipastikan setelah dirinya mengkonfirmasi keberadaan para korban selamat itu ke Kepala Dusun Mapinang.
"Setelah sampai ke daratan itu para korban menyampaikan peristiwa ini ke warga setempat," imbuhnya.
Anggota DPRD dan 2 Anaknya Korban Hilang
Insiden kapal terbalik berisikan 18 orang ini terjadi di antara perairan Pulau Pagai Utara dan Pulau Sipora pada Senin (14/7/2025). Penumpang kapal beragam, terbanyak PNS di Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Termasuk, anggota DPRD Kepulauan Mentawai dari fraksi NasDem, Isar Taileleu beserta dua orang anaknya. Isar dan anak-anak merupakan korban yang masih dinyatakan hilang.
Plt Kalaksa BPBD kabupaten Kepulauan Mentawai, Lahmudin Siregar menjelaskan, kapal disewa oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Kepulauan Mentawai. Namun penumpang bercampur.
"Untuk anggota DPRD ini dia ingin berkunjung ke Sikakap, ada pesta, pergi sama dua orang anaknya. Jadi di kapal penumpang bercampur, ada warga, PNS BKSDM dan PNS DPKP," ucap Lahmudin.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
-
Dirut PT BRN Jadi Tersangka Ilegal Logging di Sumbar, Kerugian Rp447 Miliar
-
Kapal Wisata Terbalik 34 Orang Tewas
-
Telkom Luncurkan Aksi Sosial, Bangun 51 Sarana Air Bersih dan Sanitasi Layak di Lima Kota/Kabupaten
-
Kapal Boat DPRD Mentawai Terbalik: 17 Selamat, 1 Hilang! Pencarian Intensif Dilakukan
-
8 Fakta Kapal Terbalik di Sumbar, 11 Orang Belum Ditemukan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui